Kabupaten Bandung // propamnewstv.id — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Langonsari menyelenggarakan pertemuan resmi dalam rangka penguatan jejaring koperasi serta pembahasan program pengolahan sampah terpadu. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan menghadirkan perwakilan KDMP dari berbagai wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut:
Ahmad Jakaria, Ketua KDMP Sukasari, H. Son Son, Ketua KDMP Langonsari, H. Asep, Tokoh/Penasehat KDMP Gunawan, Pengawas KDMP Rancaekek, Iwan, Ketua KDMP Bojongsoang Kamal, Ketua UMKM Kecamatan Pameungpeuk.

Pertemuan membahas rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan ekonomi anggota koperasi sekaligus penanganan lingkungan. Program ini diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah, di antaranya briket, pupuk organik, dan etanol.
Ketua KDMP Langonsari, H. Son Son, menyampaikan bahwa program pengolahan sampah terpadu merupakan bentuk komitmen koperasi dalam memberikan solusi terhadap persoalan sampah di Kabupaten Bandung.
Beliau menegaskan bahwa sampah harus dikelola secara profesional agar memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Ketua KDMP Sukasari, Ahmad Jakaria, menyampaikan pentingnya inovasi koperasi dalam menjawab tantangan zaman. Menurutnya, program ini merupakan peluang ekonomi yang harus dioptimalkan guna meningkatkan kesejahteraan anggota.
Pengawas KDMP Rancaekek, Gunawan, mengingatkan bahwa pelaksanaan program membutuhkan koordinasi dan sinergi seluruh unsur KDMP. Ia menekankan bahwa kerja sama menjadi faktor utama keberhasilan program.
Sementara itu, Ketua KDMP Bojongsoang, Iwan, menambahkan bahwa kolaborasi lintas koperasi akan memperkuat implementasi program dan memperluas dampak positif bagi wilayah Kabupaten Bandung.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian komitmen bersama untuk menindaklanjuti pembahasan tersebut melalui langkah-langkah teknis pada pertemuan berikutnya, serta mendorong percepatan realisasi program pengolahan sampah terpadu.
Kabiro Bandung (Aziz)








