Kapoksahli Pangdam IM Pimpin Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2026 di Banda Aceh

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, // PropamNewstv – Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam Iskandar Muda, Brigadir Jenderal TNI Bambang Sulistyo Hery, mewakili Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Jumat (13/2/2026).

Upacara ini menjadi wujud komitmen TNI dalam meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta profesionalisme prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti unsur personel TNI serta aparat terkait sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan operasi penegakan ketertiban dan hukum di lingkungan TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Kapoksahli Pangdam IM membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Panglima TNI menyampaikan penghormatan kepada pimpinan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, para pejabat utama TNI, serta seluruh peserta upacara yang hadir.

Panglima TNI menegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang dilaksanakan setiap tahun merupakan upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran hukum, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme prajurit dan PNS TNI. Operasi tahun ini diharapkan semakin dikembangkan melalui pendekatan edukatif sebagai langkah pencegahan sekaligus penyelesaian potensi pelanggaran hukum di lingkungan TNI.

Tema Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 mengusung semangat “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi pedoman sekaligus komitmen seluruh prajurit dalam menjaga kehormatan pribadi, satuan, dan institusi TNI di tengah dinamika tugas yang terus berkembang.

Berdasarkan laporan pelaksanaan tahun sebelumnya, Panglima TNI menyampaikan adanya tren penurunan angka pelanggaran dibandingkan tahun 2024. Operasi Gaktib mencatat penurunan dari 456 pelanggaran menjadi 432 pelanggaran atau turun sekitar 5,62 persen. Sementara Operasi Yustisi mengalami penurunan signifikan dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau turun sekitar 40,64 persen. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum di lingkungan TNI, meski pembinaan dan pengawasan tetap harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Selain itu, Panglima TNI menekankan pentingnya peningkatan kapasitas prajurit Polisi Militer dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk pencegahan dan penindakan kejahatan siber serta penyalahgunaan media sosial yang berpotensi merusak citra institusi. Modernisasi sarana dan prasarana teknologi informasi juga dinilai penting guna mendukung penanganan perkara pidana secara profesional, cepat, dan transparan.

Prajurit Polisi Militer juga dituntut memiliki mental ideologi yang kuat serta pemahaman hukum yang komprehensif. Sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya menjadi perhatian utama untuk menghindari gesekan di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi lintas institusi.

Sebagai penekanan, seluruh prajurit diingatkan untuk bekerja dengan niat ibadah, menjunjung loyalitas dan keikhlasan dalam pengabdian, serta memegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI. Prajurit juga diharapkan responsif terhadap perkembangan situasi melalui deteksi dan pencegahan dini, menjaga soliditas bersama seluruh komponen bangsa, serta terus kreatif, inovatif, adaptif, dan fleksibel dalam mendukung tugas TNI di tengah masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada Komandan Pusat Polisi Militer TNI, para Komandan Polisi Militer Angkatan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Melalui Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2026, diharapkan disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan TNI semakin meningkat sehingga mampu memperkuat profesionalisme serta menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi TNI.

Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2026 di wilayah Kodam Iskandar Muda ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen TNI untuk terus menghadirkan prajurit yang profesional, berintegritas, dan taat hukum demi mendukung tugas pokok pertahanan negara serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

PENDAM IM
(Red) AZ

Berita Terkait

Dua Desa di Pandeglang Disorot GPMM, Audit APBDes Didorong Pasca PMK 81/2025
Giat Baksos Banjir di Kp. Bojong Kesik, Desa Bojong, Majalaya, Bandung
Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak
Koti Mahatidana MPC Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial Pasca Banjir di Bojong Keusik
Pemerintah Perluas Propam MBG ( Makan Bergizi Gratis) untuk Tingkat kan Kesehatan dan Prestasi Anak
OKM – Polres Bangka Gelar Jumat Berkah di Simpang Pos Pelabuhan Sungailiat
Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 WNA Myanmar di Dumai
Kapolda Aceh Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:26

Dua Desa di Pandeglang Disorot GPMM, Audit APBDes Didorong Pasca PMK 81/2025

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:26

Giat Baksos Banjir di Kp. Bojong Kesik, Desa Bojong, Majalaya, Bandung

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:22

Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:21

Koti Mahatidana MPC Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial Pasca Banjir di Bojong Keusik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:51

Pemerintah Perluas Propam MBG ( Makan Bergizi Gratis) untuk Tingkat kan Kesehatan dan Prestasi Anak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:56

Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 WNA Myanmar di Dumai

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:50

Kapolda Aceh Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:47

Belasan Kendaraan Diduga Tanpa Dokumen Sah, Enam Orang Diringkus Ditreskrimum Polda Banten

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x