GWI Desak Polsek Wanasalam Tangkap Pelaku Pengeroyokan

- Reporter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN //propamnewstv.id/ — Insiden kekerasan yang melibatkan aksi pengeroyokan brutal terhadap salah satu anggota Wartawan yang tergabung dalam organisasi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) , yaitu saudara Cepi Umbara, menjadi titik sorot serius yang menimbulkan keprihatinan mendalam tidak hanya dari kalangan internal profesi wartawan, namun juga seluruh masyarakat luas yang mengharapkan keadilan nyata dan rasa aman yang hakiki di tengah masyarakat.

 

Keberanian pelaku dalam menyerang korban dengan senjata tajam di Kampung Karang Anyar, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam kabupaten Lebak provinsi banten,, pada hari Senin, 27 April lalu, menunjukkan adanya kejahatan terorganisir dan tindakan kekerasan yang mengancam stabilitas keamanan serta rasa keadilan masyarakat. Serangan yang dilakukan secara keji dan tanpa ampun ini tidak hanya mengancam nyawa salah satu anggota jurnalis (wartawan) tetapi juga mencerminkan gambaran kekurangan rasa kemanusiaan dan ketidak pedulian terhadap norma-norma sosial serta hukum yang berlaku.

 

GWI Banten secara tegas mengecam keras aksi kekerasan semacam ini, yang kami anggap sebagai bentuk tindakan anarkis yang harus ditindak secara tegas dan tanpa kompromi. Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah konkrit dan proaktif dalam menyelidiki serta menangkap pelaku pengeroyokan ini, agar keadilan dapat ditegakkan dan rasa aman masyarakat dapat kembali pulih.

 

Kami menegaskan bahwa bukti dan saksi yang ada sudah cukup untuk memperkuat langkah penangkapan dan penuntutan terhadap pelaku. Jangan biarkan kasus ini berkubang dalam urusan birokrasi yang lamban, sebab memperpanjang ketidakpastian akan memperburuk citra aparat penegak hukum dan memberi peluang kekerasan kembali terjadi. Penegakan hukum yang tegas, adil, dan transparan adalah kunci utama agar pesan keadilan dapat ditegakkan, dan masyarakat merasa dilindungi oleh negara.

 

Lebih dari itu, kejadian ini menegaskan perlunya peningkatan pengawasan serta ketegasan aparat dalam menanggulangi tindak kekerasan yang merusak harmoni sosial. Kami percaya bahwa keberanian dan langkah cepat dari aparat bukan hanya akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan penegak hukum, tetapi juga menjadi simbol kekuatan negara dalam menegakkan hak-hak warga dan menentang segala bentuk kejahatan.

 

Masyarakat dan seluruh lapisan bangsa perlu bersatu padu, menunjukkan solidaritas dan keteguhan dalam menegakkan norma hukum dan menolak segala bentuk kekerasan. Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri, menjaga stabilitas, dan tidak terprovokasi. Mari kita bangun komunikasi yang damai serta saling menghormati, demi menjaga kerukunan dan harmoni kehidupan bermasyarakat.

 

Akhir kata, GWI Banten menyatakan kesiapan penuh untuk bekerjasama dengan aparat penegak hukum dalam pengungkapan kasus ini hingga tuntas. Kami mengharap proses penyidikan yang jernih, adil, dan transparan agar keadilan dapat ditegakkan secara nyata, dan rasa keamanan masyarakat dapat kembali pulih. Keberanian, keadilan, dan ketegasan adalah langkah penting untuk mengatasi kekerasan dan melindungi rakyat dari bahaya ancaman tidak manusiawi ini.

 

Mari bersama-sama kita tunjukkan bahwa kekerasan tidak akan pernah menjadi jalan keluar. Demi masa depan yang lebih aman dan harmonis, penegakan hukum harus menjadi prioritas utama, dan keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Tim investigasi GWI

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pihak “Percetakan Mau” Buka Suara, Klaim Dugaan Penyekapan Tak Ada Unsur Pemerasan 
Sejumlah 40 Juta Butir Obat Keras Golongan G Gagal Beredar, Polisi Sebut Berpotensi Selamatkan 20 Juta Orang
Gubernur Kalsel H Muhidin Bantu Pembangunan Mesjid Jami’ Asy Syifa Sungai Andai Banjarmasin 
Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?
Wapimred Propam News TV dan Divisi Hukum PWDPI Desak Aparat Usut Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Media Oleh Oknum Kepsek di Kab. Pandeglang
Hari Bhayangkara ke-80, Mantan Bupati Lamteng Dr. Ir. H. Mustafa, MH Sampaikan Apresiasi dan Harapan Besar bagi Polri
Meriah dan Penuh Tawa ,Polres HST Gelar Jalan Santai dan Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 80
Pentas Seni dan Paturay Tineung TK IT Madinatul Ilmi Berlangsung Meriah, 38 Siswa Resmi Dilepas

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:50

Pihak “Percetakan Mau” Buka Suara, Klaim Dugaan Penyekapan Tak Ada Unsur Pemerasan 

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:25

Sejumlah 40 Juta Butir Obat Keras Golongan G Gagal Beredar, Polisi Sebut Berpotensi Selamatkan 20 Juta Orang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:07

Gubernur Kalsel H Muhidin Bantu Pembangunan Mesjid Jami’ Asy Syifa Sungai Andai Banjarmasin 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:55

Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:06

Hari Bhayangkara ke-80, Mantan Bupati Lamteng Dr. Ir. H. Mustafa, MH Sampaikan Apresiasi dan Harapan Besar bagi Polri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:58

Meriah dan Penuh Tawa ,Polres HST Gelar Jalan Santai dan Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:46

Pentas Seni dan Paturay Tineung TK IT Madinatul Ilmi Berlangsung Meriah, 38 Siswa Resmi Dilepas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:44

Pembangunan empat jembatan di HST terus berlanjut, dua Armco dan dua Garuda

Berita Terbaru

Berita

Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?

Sabtu, 27 Jun 2026 - 10:55

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x