Gudang P.T Pijar Sukma Dilalap Api, Asap Hitam Membubung dan Warga Panik

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara, // PropamNewstv.id – Kebakaran hebat melanda gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Selasa sore (6/1/2026). Kobaran api yang membesar dengan cepat disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan suasana mencekam dan menyedot perhatian ratusan warga sekitar.

Kanit Turjawali Polres Jepara, Ipda Eko Sutrisno, yang berada langsung di lokasi kejadian, melaporkan bahwa kebakaran terpantau sekitar pukul 17.53 WIB di kawasan perempatan Kecapi arah timur menuju Lebak, Kecamatan Pakisaji.

“Kami mengimbau masyarakat Jepara, khususnya pengguna jalan yang hendak menuju ke arah Lebak maupun dari Kecapi, agar menghindari jalur tersebut sementara waktu demi keselamatan,” tegas Ipda Eko Sutrisno di lokasi kejadian.

Api dengan cepat merambat bangunan gudang produksi yang diduga berisi material mudah terbakar. Suara letupan beberapa kali terdengar dari dalam bangunan, memperkuat dugaan adanya bahan produksi yang memicu cepatnya kobaran api. Sebagian atap gudang runtuh, membuat warga hanya bisa menyaksikan dari jarak aman.

Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jarak lebih dari satu kilometer, membuat warga berdatangan secara spontan. Ratusan orang tampak berkerumun di sekitar lokasi, baik dari lapangan belakang gudang maupun tepi Jalan Raya Kecapi, sebagian untuk memastikan sumber asap, sebagian lainnya menyaksikan langsung amukan si jago merah.

Gudang PT Pijar Sukma Furniture sendiri berada di kawasan Prapatan Tuyem, RT 41/RW 7, Desa Kecapi, dengan tembok pembatas setinggi sekitar tiga meter, sehingga menyulitkan upaya pemadaman dari luar area.

Menurut keterangan warga setempat, asap pertama kali terlihat saat aktivitas pabrik telah berakhir dan karyawan sudah pulang.

“Awalnya asap dulu yang kelihatan. Waktu itu karyawan sudah bubar karena memang sudah jam pulang. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran segera tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api, dibantu warga sekitar. Mobil damkar keluar masuk area pabrik, sementara selang air digelar dari berbagai sisi untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain. Namun, proses pemadaman sempat terkendala konstruksi bangunan yang tertutup rapat serta material seng dan baja ringan.

Warga memperkirakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dan pada pukul 17.00 WIB api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian materiil, dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Ipda Eko Sutrisno menegaskan bahwa aparat kepolisian tetap siaga di lokasi untuk pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami terus berada di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan. Terima kasih kepada masyarakat yang tetap tertib dan membantu sesuai kemampuan,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran bukan sekadar musibah materi, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia dan lingkungan sekitar. “Ismun Jateng”

Berita Terkait

*Rumah Warga di Nanga Mahap Terbakar, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa*
Cegah Kebakaran dari Dapur, Polres Metro Depok Imbau Warga Waspada Penggunaan Gas LPG
Kios Warga di Desa Warukin Terbakar, Satu Orang Mengalami Luka Bakar
Rita Pasaraya di Cilacap Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting
Kebakaran di Jalan Duri Bangkit, 14 Rumah Hangus
Kebakaran di Denpasar pria 29 tahun tewas, duga arus pendek listrik
Penuh Haru, Tahanan Menikah di Masjid Polres Jepara 
Respon Aduan Warga Jepara Via 110, Polisi Gerebek Penjual Miras Berkedok Warung dan Toko Kelontong

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00

Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Sabtu, 26 September 2026 - 13:30

Terus Membersamai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Virgo Transport 8 🤝🧡

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x