FABA PLTU Lontar Hadirkan Harapan Baru, WBP Lapas Kelas I Tangerang Diberdayakan Lewat Program Jawara Beton

- Reporter

Senin, 9 Maret 2026 - 03:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG –//Propamnewstv.id-Pemanfaatan limbah industri kini tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan sosial. Hal tersebut terlihat dalam program pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari PLTU Lontar yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Tangerang melalui Program Jawara Beton.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Direktur Utama Darmawan Prasodjo bersama Direktur Utama Bernadus Sudarmanta dan Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Ria Indrawan dalam kunjungan ke Lapas Kelas I Tangerang pada 12 Februari 2026.

Kunjungan tersebut merupakan undangan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto yang ingin melihat secara langsung implementasi program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemanfaatan material FABA yang dihasilkan oleh PT PLN Indonesia Power dari PLTU Lontar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI Didit Herdiawan yang memberikan dukungan terhadap pengembangan produk konstruksi berbasis FABA untuk kebutuhan pembangunan masyarakat, termasuk di kawasan pesisir dan desa nelayan.

Kolaborasi Strategis PLN dan Kementerian
Program Jawara Beton menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis antara PLN Group dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menciptakan pembinaan produktif bagi WBP. Lebih dari 60 warga binaan terlibat dalam kegiatan produksi berbagai bahan konstruksi ramah lingkungan seperti paving block, batako, dan kanstin yang diolah dari material FABA.
Direktur Utama Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa program ini merupakan contoh nyata sinergi lintas sektor dalam memanfaatkan potensi yang ada untuk pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, FABA dari PLTU memiliki kualitas material yang sangat baik karena Fly Ash berfungsi seperti semen dan Bottom Ash seperti pasir, sehingga dapat menghasilkan produk konstruksi dengan kualitas tinggi namun biaya produksi lebih rendah.

“Pemanfaatan FABA ini tidak hanya mengurangi biaya produksi tetapi juga menghasilkan produk berkualitas tinggi. Bahkan pemanfaatannya kini mulai diperluas untuk masyarakat, termasuk pembangunan di desa-desa nelayan,” ujar Darmawan.
Ia juga menegaskan bahwa PLN akan terus mendukung berbagai program pemerintah dengan membangun rantai pasok yang kuat agar pemanfaatan produk hasil pembinaan tersebut dapat terus berkembang.
Apresiasi Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan produk konstruksi berkualitas tetapi juga memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

“Produk ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara Lapas dan PLN. Harapannya dapat memberikan kontribusi bagi penyediaan bahan bangunan yang lebih terjangkau serta mendukung berbagai program pembangunan nasional,” kata Agus.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI Didit Herdiawan mengungkapkan bahwa produk yang dihasilkan para warga binaan memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai pembangunan infrastruktur.

“Saya sudah melihat langsung produk-produk yang dihasilkan oleh warga binaan. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan, jalan, dan kebutuhan konstruksi lainnya,” ujarnya.
Bekal Kemandirian Warga Binaan
Program Jawara Beton di Lapas Kelas I Tangerang dirancang sebagai program pembinaan unggulan untuk meningkatkan keterampilan, disiplin, dan kemandirian para warga binaan.

Melalui pelatihan intensif dan pendampingan dari tim PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, para WBP dibekali kemampuan teknis dalam mengolah FABA menjadi produk beton berkualitas tinggi yang memenuhi standar uji kuat tekan.

Program yang telah berjalan hampir dua tahun ini terus menunjukkan perkembangan signifikan. Mulai dari peningkatan fasilitas produksi, penerapan standar mutu yang lebih ketat, hingga inovasi produk konstruksi yang semakin beragam.

Keberhasilan tersebut membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat komitmen PLN Group dalam mendukung ekonomi sirkular, pengelolaan limbah berkelanjutan, serta pemberdayaan sumber daya manusia secara inklusif.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, pemanfaatan limbah industri tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan menjadi peluang baru untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan harapan bagi para warga binaan dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Red..

Berita Terkait

Penemuan Jenazah Seorang Warga di Kelurahan Hikun, Diduga Meninggal Karena Sakit
Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Diatas HET
Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas
Hadir di Tengah Malam, Personel Baharkam Polri Pastikan Warga Pangadegan Tidur Nyenyak dan Aman
𝗗𝗶𝘁𝘂𝗱𝘂𝗵 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗵, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝘂𝗸𝗹𝗶𝘀𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗸𝗲 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗥𝗶𝗮𝘂.
Darurat Obat Keras di Indramayu, PWDPI Dorong Penindakan Tegas Lewat Audiensi dengan Aparat dan Pemerintah”
Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid
𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:43

Penemuan Jenazah Seorang Warga di Kelurahan Hikun, Diduga Meninggal Karena Sakit

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:40

Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Diatas HET

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31

Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:24

Hadir di Tengah Malam, Personel Baharkam Polri Pastikan Warga Pangadegan Tidur Nyenyak dan Aman

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:17

𝗗𝗶𝘁𝘂𝗱𝘂𝗵 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗵, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝘂𝗸𝗹𝗶𝘀𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗸𝗲 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗥𝗶𝗮𝘂.

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:28

Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:24

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:51

Guna Jaga Harkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, Polres Tabalong Giatkan Patroli Presisi KRYD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x