TANGERANG, // PropamNewstv.id – SMK Putra Perdana Indonesia (PPI) secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan pendaftaran ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata SMK PPI terhadap program Gubernur Banten dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui Program Sekolah Gratis.
Mengusung semangat sinergi dengan kebijakan pemerintah daerah, SMK PPI menghadirkan Program Sekolah Gratis guna membantu masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, agar tetap dapat mengakses pendidikan vokasi yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMK PPI menyediakan kuota terbatas sebanyak 70 siswa untuk masing-masing kompetensi keahlian unggulan, yaitu:
Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)
Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKKL)
Sebagai sekolah yang telah terakreditasi B oleh BAN-SM, SMK PPI menawarkan berbagai fasilitas dan program unggulan, di antaranya pembiasaan shalat berjamaah untuk pembentukan karakter, penyaluran Praktik Kerja Lapangan (PKL), program magang industri, serta pelaksanaan Uji Kompetensi (Ujikom) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Selain Program Sekolah Gratis dari Pemerintah Provinsi Banten, SMK PPI juga memberikan keringanan biaya pendaftaran (non-PSG) bagi calon peserta didik yang mendaftar lebih awal. Adapun skema potongan biaya tersebut meliputi:
Program Indent (Desember–Januari): Diskon 50 persen
1. Gelombang I (Februari–April): Potongan biaya sebesar Rp1.000.000
2. Gelombang II (Mei–Juli): Potongan biaya sebesar Rp500.000
3. Masyarakat yang berminat dapat menghubungi WA Center SMK PPI di 0822-4980-4221 atau melakukan pendaftaran secara daring melalui kanal resmi sekolah.
Sementara itu, Kepala SMK PPI, H. Abdul Manan, S.Ag., S.M., M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret sekolah dalam mencetak generasi unggul yang siap kerja tanpa terhambat oleh kendala ekonomi.
“Kami di SMK PPI berkomitmen penuh untuk menyukseskan Program Gubernur Banten melalui penyediaan sekolah gratis. Fokus kami bukan hanya pada aksesibilitas, tetapi juga kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan kuota terbatas 70 siswa per jurusan, pihak sekolah ingin memastikan proses belajar mengajar berjalan secara intensif, efektif, dan kompetitif.
“Kami mengajak para orang tua untuk memanfaatkan momentum ini, terutama pada periode indent dan gelombang pertama, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas pendidikan vokasi terbaik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” sambungnya.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda. “Pendidikan adalah investasi masa depan, dan SMK PPI siap menjadi jembatan menuju kesuksesan tersebut,” pungkasnya. (Red)








