Dugaan Lakukan Kecurangan Seorang Pengurus Anggota Kelompok Tani Berinisal S.T.Y Menuai Kecaman Keras dari Petani

- Reporter

Selasa, 29 September 2026 - 14:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG //propamnewstv.id/ –Groboganl 28/09/2026. Ricuhnya salah satu kelompok tani di desa harjowinangun kecamatan godong kabupaten grobogan yang di duga tidak transpran maupun adanya permainan dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) serta tidak adanya keterbukaan dalam penggunaan anggaran dari penarikan hasil panen di area sawahBendungharjo,kejadian ini menuai sorotan dari masyarakat bahkan kecaman keras dari para petani yang merasa sudah memenuhi kewajiban setaip musim panen.

Pernyataan dari beberapa narasumber yang sekaligus merupakan petani,petani yang berinisial S. dan M,mereka tergabung dalam sebuah kelompok tani Teguh Santosa yang sekarang di perbaruai jadi Teguh Raharjo, bahwa adanya penarikan gabah setiap perbau 4 ember yang di perkirakan beratnya kurang lebih 20 kg padi pada setiap musim panen dengan luas 90an bau,tidak hanya menarik gabah dalam setiap panen,S.T.Y juga menarik tarif pada traktor pada musim bajak sawah maupun combien pada musim panen dengan nominal tertentu di wilayah sawah tersebut,ketika petani meminta laporan ke S.T.Y beliau tidak bisa menunjukkan bahkan di anggap tidak bisa membuat laporan hasil tarikan,pada tahun tahun sebelumnya juga sama,atas ketidak jelasan adanya laporan pertanggung jawaban dari S.T.Y ke anggota kelompok tani sehingga patut di pertanyakan ada apakah di balik semua ini karena jawan ketika di tanya penjelasan jawan S.T.Y bilang “Hanya Tuhan yang Tau”,jelas itu menambah kekesalan warga “ujar salah satu narasumber”

Para anggota kelompok tani berharap S.T.Y bisa memberikan penjelasan maupun transparansi ke anggota kelompok maupun ke petani atas pemasukan maupun penggunaan anggaran yang seharusnya di lakukan Rapat dalam forum yang di hadiri seluruh anggota sehingga persoalan ini menjadi terang dan terkesan tidak di tutup tutupi,sedangkan tersiar kabar kalau S.T.Y mau mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa harjowinangun dlm waktu dekat ini,”dalam mengurus kelompok tani saja tidak becus juga tidak transparan apalgi mengurus desa,mau jadi apa nanti desa ini kan malah jadi tidak karuan”ujar salah satu petani”. Jika masalah ini tidak ada kejelasan warga petani akan melaporkan maslah ini ke Aparat Penegak Hukum karena permasalah ini sudah berjalan cukup lama dan tidak ada kejelasan mauun penyelesaian, “ujarnya”.

Team selanjutnya melakukan investigasi ke ketua kelompok tani berinisal H. M.D untuk meminta klarifikasi atas adanya polemik yang terjadi di masyarakat,beliau penjelasan kepada awak media kalau terkait kabar yang beredar itu memang benar adanya kalau S.T.Y benar melakukan penarikan padi hasil panen ke petani pada setiap musim panen 4 ember dari per satu bahu,maupun penarikan kegiatan lain,aktifitas tersebut sudah berjalan lama dari tahun ke tahun sebelumnya dari sewaktu saya menjabat sebagai wakil ketua kelompok tani Teguh Santoso yang di ketuai oleh pak H.T yang sekarang di pecah menjadi dua kelompok tani,kelompk tani Teguh Raharjo yang di ketuani oleh saya sendiri,dalam era kelompok baru yang baru di kukuhkan kurang lebih satu tahun ini saya anggap sudah sesuai dengan laporan maupun pertanggung jawaban S.T.Y ke saya bahkan di dalam forum rapat anggota kelompok,tapi kalau pada era sebelumnya pada waktu saya jadi wakil ketua pada kelompok tani teguh santoso saya tidak begitu faham soal kinerja S.T.Y,setau saya hasil dari penarikan di gunakan untuk perbaikan jalan pertanian,membangun jalan maupun jembatan,

Saya sudah merencenakan akan mengadakan rapat dan mengundang semua kelompok tani,rencana tersebut sudah berjalan dari 2 sampai 3 minggu yang lalu,serta kami akan mengundang dan menghadirkan pihak perangkat desa juga babinsa dan babinkamtibmas untuk membahas persoalan ini,maupun terkait rencana program kerja kedepan namun masih tertunda karena beberapa hal,terang ujarnya”.

 

 

“Ismun Jateng”//red

Berita Terkait

Tersinggung Saat Minum Bersama, Pria Di Tabalong Tusuk Temannya Dengan Badik
PANITIA HUT Ke-4 PWDPI RESMI DIBUBARKAN, LAPORAN KEUANGAN DIPERIKSA DAN DISERAHKAN
*Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polda Banten Pastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1*
PERATIN Kalimantan Barat Genap Tiga Tahun, Perkuat Pengabdian di Bidang Hukum Teknologi Informasi
Polresta Deli Serdang Tangkap Pengedar Sabu Pantai Labu
Apresiasi Mengalir Deras, Gabungan Ormas dan Tokoh Masyarakat Puji Gercep Polres Tanjungbalai Ungkap Bandar Narkoba Vape jaringan Internasional
DUGAAN PROYEK BELUM SELESAI, PAPAN PLANG DICOPOT
Pembangunan kandang ayam petelur, bantuan kementrian di Desa marga Mulya kecamatan Pangalengan di sorot, diduga abaikan transparansi tanpa papan anggaran.”

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:18

Tersinggung Saat Minum Bersama, Pria Di Tabalong Tusuk Temannya Dengan Badik

Selasa, 29 September 2026 - 15:12

PANITIA HUT Ke-4 PWDPI RESMI DIBUBARKAN, LAPORAN KEUANGAN DIPERIKSA DAN DISERAHKAN

Selasa, 29 September 2026 - 15:07

*Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polda Banten Pastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1*

Selasa, 29 September 2026 - 15:01

PERATIN Kalimantan Barat Genap Tiga Tahun, Perkuat Pengabdian di Bidang Hukum Teknologi Informasi

Selasa, 29 September 2026 - 14:53

Polresta Deli Serdang Tangkap Pengedar Sabu Pantai Labu

Selasa, 29 September 2026 - 14:38

DUGAAN PROYEK BELUM SELESAI, PAPAN PLANG DICOPOT

Selasa, 29 September 2026 - 14:30

Pembangunan kandang ayam petelur, bantuan kementrian di Desa marga Mulya kecamatan Pangalengan di sorot, diduga abaikan transparansi tanpa papan anggaran.”

Selasa, 29 September 2026 - 14:24

Dugaan Lakukan Kecurangan Seorang Pengurus Anggota Kelompok Tani Berinisal S.T.Y Menuai Kecaman Keras dari Petani

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x