Diduga “Jaga Pintu”, Tapi Menutup Informasi: Relawan SPPG di Menes Disorot

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 03:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

                  Foto:Gerbang Dapur SPPG MBG

 

BANTEN //propamnewstv.id/— Di tengah semangat transparansi program Makan Bergizi Gratis (MBG), ironi justru muncul di depan gerbang dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Niat awak media untuk mengonfirmasi informasi publik malah berhadapan dengan “tembok tak kasat mata” bernama izin yang dipersoalkan.

 

Peristiwa itu terjadi saat jurnalis bersama aktivis hendak menjalankan tugas peliputan. Bukannya mendapat penjelasan, mereka justru diminta mengantongi izin dari Koramil oleh seorang oknum relawan keamanan berpakaian sipil yang disebut bernama Fauji. “Harus ada izin dari koramil pak,” ujarnya. Sebuah pernyataan yang memantik tanya: sejak kapan kerja jurnalistik tunduk pada otoritas di luar mekanisme pers?

 

Di titik ini, publik layak mengernyit. Sebab Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah memberi ruang terang bagi kerja jurnalistik—tanpa sekat yang dibuat sepihak. Pasal 18 ayat (1) bahkan menggarisbawahi, setiap upaya menghambat tugas pers dapat berujung konsekuensi hukum.

 

Wakil Pimpinan Redaksi Propam News TV, Mokh Syaepudin, menegaskan bahwa kehadiran media bukan untuk mengganggu, melainkan memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Ini harus jadi evaluasi bersama agar sinergi dengan pers tidak tersendat oleh tafsir yang keliru,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

 

Sementara itu, Ahmad Rusdi selaku PIC SPPG dari Yayasan Penggerak Pembangunan Indonesia menyampaikan permohonan maaf. Ia menyebut tindakan relawan kemungkinan dipicu keterbatasan pemahaman terhadap SOP. Pernyataan ini, alih-alih meredam, justru menegaskan adanya celah dalam implementasi di lapangan.

 

Reaksi pun bergulir. Aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) bersama insan pers di Pandeglang menilai insiden ini bukan sekadar miskomunikasi, melainkan cermin lemahnya pemahaman terhadap kebebasan pers. Mereka menduga ada kekeliruan dalam menafsirkan aturan pembatasan kunjungan dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang seharusnya tidak menjadi dalih untuk membatasi kerja jurnalistik yang sah.

 

Rencana aksi solidaritas pun mencuat. Desakan evaluasi hingga inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur MBG di bawah naungan yayasan tersebut mulai disuarakan. “Jika program publik dijaga terlalu rapat, publik justru bertanya: apa yang sedang disembunyikan?” sindir salah satu aktivis.

 

Di tengah geliat program gizi nasional, kejadian ini menjadi pengingat: transparansi bukan sekadar jargon. Sebab ketika pintu informasi dijaga terlalu ketat, yang tercederai bukan hanya jurnalis—melainkan juga hak publik untuk tahu.

 

Tim//red

Berita Terkait

Ciptakan Jalan Raya Nyaman, Satlantas Polres Cianjur Tegaskan Larangan Knalpot Tidak Standar ( Brong ) 
Jaga Kesehatan dan Bangun Semangat Serta Kekompakan, Polres Cianjur Gelar Kegiatan Olahraga Rutin
Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan”
FGD Digelar, Kodim dan Pemkab HST Dorong Percepatan Lahan Koperasi Desa
Pembangunan Jembatan Garuda Capai Fase Penting, Rangka Besi Dipasang
Bawa Tiga Tuntutan Utama, IKRAR Ajak Masyarakat Pandeglang Kawal Ketat Program MBG
Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya…
Hak Ada di Tangan Warga & Ketua BPD Rancakasumba , Yuyus Teguhkan Demokrasi Jujur dan Humanis.
Tag :
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:29

Ciptakan Jalan Raya Nyaman, Satlantas Polres Cianjur Tegaskan Larangan Knalpot Tidak Standar ( Brong ) 

Sabtu, 18 April 2026 - 08:17

Jaga Kesehatan dan Bangun Semangat Serta Kekompakan, Polres Cianjur Gelar Kegiatan Olahraga Rutin

Sabtu, 18 April 2026 - 04:29

Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan”

Sabtu, 18 April 2026 - 04:20

FGD Digelar, Kodim dan Pemkab HST Dorong Percepatan Lahan Koperasi Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 04:12

Pembangunan Jembatan Garuda Capai Fase Penting, Rangka Besi Dipasang

Sabtu, 18 April 2026 - 03:49

Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya…

Sabtu, 18 April 2026 - 03:40

Diduga “Jaga Pintu”, Tapi Menutup Informasi: Relawan SPPG di Menes Disorot

Sabtu, 18 April 2026 - 03:28

Hak Ada di Tangan Warga & Ketua BPD Rancakasumba , Yuyus Teguhkan Demokrasi Jujur dan Humanis.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x