Foto:Pengecoran jalan hasil Swadaya Masyarakat tidak ada ulur tangan pemerintah
BANTEN //propamnewstv.id/— Kerusakan jalan lingkungan yang tak kunjung diperbaiki memaksa warga bertindak. Dengan semangat gotong royong, warga Kampung Bajeg 2 RT 010 RW 03, Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, mengecor jalan rusak secara swadaya pada Jumat (21/8/2026).
Pantauan di lokasi, jalan tersebut mengalami kerusakan parah dengan lubang yang cukup dalam. Tanpa alat berat, warga hanya bermodalkan peralatan sederhana seperti semen, pasir, cetok, dan papan kayu untuk melakukan pengecoran manual.
Aksi swadaya ini dilakukan karena kondisi jalan dinilai sudah sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Motor sering selip, apalagi kalau habis hujan. Lubangnya dalam. Makanya kami warga RT 010 RW 03 sepakat swadaya, beli semen seadanya dan cor sendiri,” ujar Rian, salah satu warga setempat yang menjadi inisiator kegiatan.
Rian mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, aksi pengecoran ini merupakan wujud kekecewaan sekaligus kepedulian warga terhadap akses utama lingkungan mereka.
Ia menegaskan, perbaikan secara swadaya ini tidak akan bertahan lama. Untuk itu, warga mendesak Pemerintah Desa Kolelet dan dinas terkait di Kabupaten Pandeglang untuk segera turun tangan melakukan perbaikan permanen.
“Kami butuh solusi permanen, bukan tambal sulam. Harapannya pemerintah desa melihat langsung kondisi di Bajeg 2 ini. Kami tak bisa menunggu terus,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Kolelet belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi terkait rencana perbaikan jalan di wilayah tersebut.
Keterangan Redaksi. Berita ini disusun berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan narasumber warga. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak Pemerintah Desa Kolelet dan pihak terkait sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.
[Tim.Red]


