Pontianak, // PropamNewstv.id – Suasana penuh semangat kebangsaan terasa dalam kegiatan Dialog Penguatan Internal Polri di Wilayah Hukum Polda Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., yang hadir sebagai keynote speaker.
Dialog ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Dr. H. Harisson, M.Kes., Penata Kehumasan Polri Utama Tingkat II Divhumas Polri Brigjen Pol. Drs. S. Erlangga, para Pejabat Utama Polda Kalbar, Kapolres/ta jajaran yang mengikuti secara virtual, tokoh adat, tokoh agama, pimpinan organisasi media, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat.
Dalam sambutan Kapolda Kalbar yang dibacakan Kabid Humas, ditegaskan bahwa Indonesia saat ini berada pada fase krusial pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui program Asta Cita. Polri, khususnya Polda Kalbar, memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pembangunan.
Polda Kalbar juga menyoroti posisi strategis Provinsi Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Wilayah perbatasan dinilai memiliki dua sisi sekaligus, yakni sebagai peluang pertumbuhan ekonomi dan sebagai potensi kerawanan terhadap ancaman lintas negara, baik secara fisik maupun digital.
Ancaman tersebut tidak hanya berbentuk kejahatan konvensional, tetapi juga ancaman tak kasat mata seperti penyalahgunaan narkoba, kejahatan siber, judi online, penyebaran hoaks, hingga paham radikalisme. Karena itu, penguatan internal Polri harus sejalan dengan peningkatan kesadaran masyarakat.
Kapolda Kalbar melalui Kabid Humas menegaskan bahwa kesadaran kebangsaan bukan sekadar hafalan, melainkan sikap hidup sehari-hari yang tercermin dalam tindakan nyata. Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, dengan menjauhi narkoba, bijak bermedia sosial, tidak mudah tergiur praktik judi online, serta tidak terprovokasi informasi hoaks yang berpotensi memecah belah bangsa.
Melalui dialog ini, Polda Kalbar berkomitmen memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, insan pers, dan kalangan akademisi guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Bidhumas PoldaKalbar
(Red)








