Natuna – //propamnewstv.id/-Di sela agenda Safari Ramadan di Kecamatan Bunguran Barat, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melakukan peninjauan mendadak ke Gedung Produksi Air Bersih Embung Sedanau, Rabu (4/3/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait terhentinya distribusi air bersih di wilayah Sedanau dan sekitarnya.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Natuna Jarmin, Sekretaris Daerah, sejumlah anggota DPRD Natuna, pimpinan OPD, jajaran Forkopimda, serta Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa, Zaharuddin.
Sambil meninjau fasilitas produksi, Cen Sui Lan berdialog langsung dengan Direktur PDAM Tirta Nusa mengenai kendala teknis yang menghambat distribusi air. Ia menegaskan bahwa akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhenti terlalu lama.
“Saya minta diusahakan maksimal ya, Pak Direktur. Kalau bisa, hari Jumat ini air sudah harus kembali mengalir ke rumah-rumah warga,” tegasnya di lokasi.
Menanggapi hal tersebut, Zaharuddin menjelaskan bahwa gangguan distribusi disebabkan oleh kendala pada sistem kelistrikan. Meski sempat beroperasi normal pasca-diresmikan, mesin produksi saat ini tidak dapat berfungsi karena kabel yang digunakan tidak mampu menahan beban tegangan yang dibutuhkan.
“Kualitas kabel lama tidak mampu memenuhi kapasitas tegangan mesin. Saat ini tim sedang melakukan penggantian dengan kabel berkapasitas lebih besar agar tegangan yang dialirkan mampu mengoperasikan mesin secara maksimal,” jelasnya.
Selain persoalan kelistrikan, pihak PDAM juga memaparkan perlunya peningkatan kapasitas mesin produksi untuk melayani kebutuhan seluruh warga secara optimal. Saat ini, kapasitas mesin yang tersedia hanya 5 liter per detik, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 10 liter per detik.
Dengan kapasitas yang ada, sistem distribusi terpaksa dilakukan secara bergiliran. Jika kapasitas ditingkatkan, pengaliran air ke rumah warga diharapkan dapat terpenuhi sesuai kebutuhan tanpa sistem pembagian waktu.
Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Nusa tengah bersinergi dengan PLN guna mempercepat proses perbaikan instalasi listrik, sehingga distribusi air bersih dapat segera kembali normal.
(Diskominfo/MD)








