Budi Prasodjo: Penilai Wajib Dilindungi, Bukan Di Hukum

- Reporter

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), Budi Prasodjo, menyatakan keprihatinannya serius atas proses hukum pengadaan tanah yang menyeret Profesi Penilai ke ranah pidana. Menurut dia, Penilai tidak semestinya dipidanakan hanya karena terjadi perubahan nilai ganti kerugian dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

“Penilai adalah tenaga ahli independen, bukan pengambil keputusan,” kata Budi Prasodjo, Jumat (30/1/2026). Ia menegaskan, Penilai tidak menentukan siapa pemilik tanah, tidak menetapkan luas bidang tanah dan tidak memutuskan besaran atau realisasi pembayaran ganti kerugian. Tugas Penilai semata-mata memberikan pendapat profesional berdasarkan data resmi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Budi menjelaskan, Profesi Penilai memiliki mandat dari undang-undang untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional, baik di sektor keuangan, pertanahan, infrastruktur, kekayaan intelektual, maupun sektor privat lainnya. Peran tersebut, menurut dia, bersifat strategis dan berdampak luas terhadap kepentingan publik.

Kontribusi Profesi Penilai terhadap pembangunan ekonomi nasional dinilai sangat signifikan. Budi mengungkapkan, setiap tahun Penilai menerbitkan opini nilai dengan total mencapai Rp 12.000 triliun. Angka itu mendekati total kekayaan negara yang tercatat per Desember 2024 sebesar Rp 14.000 triliun.

Dalam konteks penegakan hukum, Budi mengingatkan bahwa prinsip hukum acara pidana mensyaratkan adanya peran aktif dan niat jahat untuk dapat memidanakan seseorang. “Menyeret Penilai ke ranah pidana atas pelaksanaan tugas profesionalnya berpotensi menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan kepastian berusaha,” tandasnya.

Ia menambahkan, apabila terjadi perbedaan nilai atau persoalan prosedural dalam pengadaan tanah, mekanisme penyelesaiannya seharusnya melalui jalur administratif, perdata atau audit. Menurut Budi, hukum pidana harus ditempatkan sebagai upaya terakhir atau ultimum remedium, bukan instrumen utama dalam menyikapi perbedaan pendapat profesional.

MAPPI berharap proses penegakan hukum dapat dijalankan secara adil, proporsional dan berorientasi pada pencarian kebenaran materiil. Budi menekankan pentingnya penghormatan terhadap peran Profesi Penilai sebagai bagian dari sistem yang mendukung kepentingan publik. “Melindungi Profesi Penilai berarti menjaga agar hukum tetap adil, bukan diadili,” kata dia.

Humas dan Media Center

Masyarakat Profesi Penilai Indonesia

Lucky Suryani

Berita Terkait

Sinergitas Sekolah dan Pers Diperkuat, SDN Montor 2 Utamakan Keterbukaan Publik
Tak Viral, Tapi Nyata: Kedungarum Menjawab dengan Karya”
Audensi Senin: Pertanyaan Sudah Sampai, Jawaban Masih Berjalan
SELAMAT MENEMPUH UKK DAN USP: KEGIGIHAN ADALAH KUNCI UTAMA MENUJU PENCAPAIAN BESARMU 
Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Temukan Sejumlah Harga di Atas Ketentuan
Dugaan Pungli di SDN Bojong Loa 1 Kian Terkuak, Disdik Dipertanyakan Komitmennya
Program MBG di Karyasari Sukaresmi Tuai Apresiasi, Menu Daging Sapi Dongkrak Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Kerja Cepat TNI, Abutmen Jembatan Garuda Selesai dalam 7 Hari

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 11:46

Sinergitas Sekolah dan Pers Diperkuat, SDN Montor 2 Utamakan Keterbukaan Publik

Senin, 13 April 2026 - 11:05

Tak Viral, Tapi Nyata: Kedungarum Menjawab dengan Karya”

Senin, 13 April 2026 - 10:47

Audensi Senin: Pertanyaan Sudah Sampai, Jawaban Masih Berjalan

Senin, 13 April 2026 - 10:22

SELAMAT MENEMPUH UKK DAN USP: KEGIGIHAN ADALAH KUNCI UTAMA MENUJU PENCAPAIAN BESARMU 

Senin, 13 April 2026 - 09:30

Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Temukan Sejumlah Harga di Atas Ketentuan

Senin, 13 April 2026 - 09:10

Program MBG di Karyasari Sukaresmi Tuai Apresiasi, Menu Daging Sapi Dongkrak Gizi dan Semangat Belajar Siswa

Senin, 13 April 2026 - 07:46

Kerja Cepat TNI, Abutmen Jembatan Garuda Selesai dalam 7 Hari

Senin, 13 April 2026 - 07:33

Jalin Hubungan Harmonis, Polres Cianjur Gelar Nobar Persib vs Bali United, dengan Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x