BMKG Bersama Polda Banten Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Pemahaman Level Gunung Berapi

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang // propamnewstv.id – Polda Banten kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Rabu (17/12). BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Banten berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Plt. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menyampaikan bahwa kondisi cuaca hari ini berdasarkan prakiraan BMKG Banten, pada pagi hari cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Ciwandan, Anyer, Padarincang, Carita, Mandalawangi, Panimbang, Malingping, Panggarangan, Cigemblong, dan Bayah.

“Pada siang hari cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Tangerang, Ciputat, Serpong, Angsana, Leuwidamar, Bojongmanik, Gunung Kencana, dan Banjarsari. Sementara pada malam hari cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Pulomerak, Anyer, Carita, Mandalawangi, Panimbang, Malingping, Panggarangan, Gunung Kencana, dan Cibeber,” jelas Meryadi.

Ia menambahkan, pada dini hari cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Cilegon, Anyer, Padarincang, Puloampel, Sumur, Panimbang, Mandalawangi, Carita, Cimanuk, Sindangresmi, Malingping, Panggarangan, Leuwidamar, Bojongmanik, Gunung Kencana, dan Cigemblong.

“Untuk suhu udara hari ini berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan 05 sampai 45 kilometer per jam,” tambahnya.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Pandeglang bagian tengah, serta Kabupaten Lebak bagian barat dan tengah. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di sebagian besar wilayah Provinsi Banten serta potensi tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.

Menyikapi hal tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan guna mencegah korsleting. Pengendara sepeda motor diimbau untuk menepi ke tempat aman apabila hujan sangat lebat dan jarak pandang menurun.

Sebagai informasi yang perlu dipahami masyarakat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan empat level status gunung api sebagai acuan dalam penentuan radius bahaya dan langkah mitigasi.

Pada Level I (Normal), aktivitas gunung api masih berada pada kondisi dasar. Aktivitas visual maupun instrumental bersifat fluktuatif dan belum menunjukkan peningkatan signifikan, sehingga belum ditetapkan radius bahaya secara khusus dan aktivitas masyarakat maupun wisata masih dapat berjalan normal.

Selanjutnya, Level II (Waspada) ditandai dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik, seperti meningkatnya gempa vulkanik atau perubahan visual pada kawah. Pada level ini, potensi letusan mulai muncul dan masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius aman sekitar 2 hingga 3 kilometer dari kawah atau puncak gunung.

Pada Level III (Siaga), peningkatan aktivitas semakin nyata dan hasil pemantauan menunjukkan kondisi yang bersifat kritis. Guguran lava atau awan panas dapat mulai terjadi, dan erupsi besar berpotensi terjadi dalam waktu tertentu. Radius bahaya biasanya diperluas menjadi sekitar 3 hingga 5 kilometer atau lebih, tergantung pada kondisi morfologi gunung, dan seluruh aktivitas di zona tersebut harus dihentikan.

Sementara itu, Level IV (Awas) merupakan status paling berbahaya. Pada level ini, erupsi mengancam permukiman atau sedang berlangsung, yang ditandai dengan rangkaian gempa kuat dan letusan abu vulkanik. Radius bahaya dapat mencapai 6 hingga 8 kilometer atau lebih, bahkan hingga 9 kilometer di sektor tertentu, dan wilayah dalam radius tersebut wajib dikosongkan sepenuhnya dari masyarakat, kecuali petugas yang berwenang.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan situasi dan mematuhi rekomendasi resmi yang dikeluarkan oleh Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan bersama. (Bidhumas).

Berita Terkait

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi
Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti
Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen
Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57

Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x