Batasi Ponsel di Sekolah, Murid Diklaim Lebih Fokus Belajar

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta resmi membatasi penggunaan gawai, termasuk telepon seluler, di seluruh satuan pendidikan di Jakarta. Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil survei tahun 2025 yang menunjukkan bahwa pembatasan gawai secara signifikan mampu meningkatkan konsentrasi dan fokus belajar peserta didik di kelas.

“Didapatkan lebih dari 60 persen murid merasa pembatasan gawai membuat mereka lebih fokus belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, saat peluncuran SE Pemanfaatan Gawai dengan Bijak di Jakarta.

Nahdiana menjelaskan, temuan survei terhadap 70 satuan pendidikan tersebut diperkuat dengan hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan siswa SMP dan SMA. Menurutnya, pengalaman belajar tanpa gangguan gawai justru memberikan dampak positif secara psikologis karena siswa menjadi lebih peka dan terhubung secara sosial dengan lingkungan sekitarnya.

“Hari tanpa gawai menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memanusiakan para siswa karena memungkinkan mereka untuk lebih bisa melihat, merasakan dan terhubung dengan lingkungan sekitarnya,” tutur Nahdiana.

Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor e-0001/SE/2026. Dalam aturan tersebut, seluruh gawai mulai dari smartphone, smartwatch, hingga laptop wajib dinonaktifkan atau diubah ke mode hening, kemudian dikumpulkan di tempat penyimpanan khusus yang telah disediakan sekolah selama jam pelajaran berlangsung.

“Kebijakan pemanfaatan gawai secara bijak bukan sebagai larangan penuh terhadap penggunaan gawai dalam bentuk apa pun. Kebijakan tersebut sebagai pencegahan berbagai risiko negatif seperti kecanduan digital, perundungan digital, dampak negatif terhadap kesehatan mental dan fisik anak,” tegas Nahdiana.

Data kajian “Smartphone Regulation in Schools Indonesia’s Context 2025” turut mendukung langkah ini, di mana 53 persen guru melaporkan murid sering kehilangan fokus akibat ponsel. Selain itu, 64 persen guru mencatat siswa cenderung menghindari interaksi tatap muka jika gawai dibiarkan bebas. Untuk tetap mendukung kurikulum, sekolah akan menyediakan alternatif sarana pembelajaran digital saat materi pelajaran membutuhkan akses teknologi.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 
PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League
Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang
Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor
Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu
Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu
Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:51

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:14

PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:09

Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:23

Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:39

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:21

Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:17

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:12

Wargi Kabupaten Bandung, Reboisasi Udara Jadi Solusi Pulihkan Hutan Kritis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x