“Banjir Bandang Sumatra: Anak-Anak Yatim Piatu Butuh Kepastian dan Rasa Aman”

- Reporter

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra, // PropamNewstv.id – Banjir bandang dan longsor di Sumatra menyisakan kisah anak-anak yang dalam sekejab ditinggal orang tua mereka. Nasib anak-anak yang menjadi yatim piatu ini kini belum jelas.

Anak-anak yang ditinggal orang tua, kata seorang psikolog, membutuhkan rasa aman, selain juga kepastian soal kebutuhan dasar dan pendidikan. Itulah mengapa, kata dia, pemerintah harus bertanggung jawab atas masa depan mereka.

“Beberapa hari setelah kejadian banjir, dia cari bundanya, tapi kami lalaikan saja supaya jangan diingat lagi…” kata Ismawanto dengan suara gemetar.

Bocah yang diceritakan itu, namanya Gio Rafezky Ramadhan. Umurnya akan genap tiga tahun pada Maret nanti.

Ismawanto yang sudah sepuh ini bilang, cucu keempatnya itu belum tahu kalau ayah dan bundanya telah tiada kala banjir bandang yang disusul longsor turut menyeret keduanya sejauh belasan kilometer.

“Gio belum tahu ayah dan bundanya wafat. Cuma setiap kali lewat jalan menuju tempat yang sering disinggahi ayah dan bundanya, dia ingat.”

“Pasti dibilangnya, ‘Itu rumah adik’,” ucap Ismawanto menirukan bicara cucunya yang masih belum lancar.

Is, begitu ia disapa, mengaku sedikit lega karena Gio belum pernah merengek mencari-cari ayah serta bundanya setelah ditinggal meninggal. Tapi meskipun begitu, dia sadar akan ada waktunya pertanyaan yang memilukan itu muncul.

Ayah dan ibu Gio meninggal digulung banjir bandang di Aceh Tengah, akhir November lalu.

Juru bicara posko penanggulangan bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan sampai saat ini belum ada data khusus menyangkut anak yatim-piatu korban bencana banjir dan longsor.

Sebab, pihaknya masih fokus pada penanganan darurat. Sehingga, diakuinya, pendataan terhadap anak-anak itu menjadi lambat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, bilang pemerintah pusat akan memberikan perlindungan dan jaminan sosial. Terutama, menyangkut pendidikan sampai tuntas.

Perlindungan dan jaminan sosial yang dimaksud, yakni kebutuhan dasar, makanan bergizi, pelayanan Kesehatan, dan pendidikannya. (Red)

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim 1002/HST Laksanakan Latihan Menembak
Gubernur Jawa barat Dedy Mulyadi jadi sorotan warganet,jalan berlobang di jalan nasional memakan korban
Sentuh Hati Masyarakat, Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Tuai Apresiasi Tokoh Pemuda
Silaturahmi Insan Pers ke Sekretariat PPBNI Satria Banten DPAC Cengkareng Disambut Baik
Pimpin Upacara Sertijab, Kapolres Balangan Tekankan Adaptasi Cepat Terhadap Kompleksitas Tugas
DUKUNGAN MENGALIR DERAS: PEMPROV PAPUA BERSAKSI POSITIF 30 JANUARI 2026 — MASYARAKAT ADAT KEEROM, ILMISPI–BEM INDONESIA, SERIKAT BURUH SIAP BENTUK ALIANSI LAWAN KRIMINALISASI INVESTASI
Masyarakat Adat Maba Sangaji Hadapi Penindasan, Nikel Bawa Nestapa
Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:44

Danrem 121/Abw pimpin Sertijab dan Tradisi Dandim 1203/Ketapang

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:39

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung Terima Silaturahmi Media PropamNewsTV, Bahas Rencana Kerja Sama Publikasi

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:35

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung Terima Silaturahmi Media PropamNewsTV, Bahas Rencana Kerja Sama Publikasi

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:03

Bupati Bandung Dorong Aksi Kolaboratif Hadapi Perubahan Iklim, Jadikan Kebun Raya Mangrove Surabaya Contoh Praktik Baik

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:02

“Kepala Desa Asam Sambut Ramadhan 1447 H, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kebersamaan dan Kepedulian”

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:44

DPD Tani Merdeka Garut Serukan Sikap Tegas Tolak Narasi Negatif yang Dinilai Merusak Citra Pemerintah

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:27

“Kepala Desa Cikolelet: Sambutan Hangat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H”

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:12

Badan Pangan Nasional Gelar Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung Jelang Ramadan dan Idulfitri

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x