Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas, Kakorlantas Minta 1 Polantas Punya 20 Sahabat Ojol & Komunitas Jalanan.

- Reporter

Sabtu, 3 Januari 2026 - 02:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikampek // PropamNews.id – Kakorlantas Porli Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum memerintahkan agar setiap anggota polantas memiliki 20 sahabat dari rekanan ojek online (ojol), tukang parkir, hingga supir angkutan.

Hal itu dilakukan dalam rangka menerapkan strategi untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di masyarakat. Menurutnya, pendekatan personal itu lebih efektif dalam membangun kedekatan dan kesadaran lalu lintas ketimbang melakukan penilangan.

“Salah satu contohnya adalah bagaimana Polantas bisa dekat dengan komunitas ojol dan bahkan perintah saya ke jajaran, satu anggota Polantas punya sahabat 20 ojol, satu anggota Polantas punya sahabat driver, punya sahabat tukang parkir, punya sahabat komunitas-komunitas,” ujar Kakorlantas di Command Center KM 29 Cikampek, Rabu (31/12/2025).

Irjen Pol. Agus mengatakan strategi itu nantinya akan dibarengi edukasi dan sosialisasi langsung kepada komunitas pengguna jalan, baik di posko, pangkalan ojol, hingga titik keramaian lalu lintas.

Harapannya edukasi tatap muka membuat masyarakat patuh bukan karena takut ditilang, tapi sadar dari dirinya sendiri.

“Ini menyadarkan setelah kami berkomunikasi dengan masyarakat, kamu memberi contoh kepatuhan dan kesadaran berlalu lintas, impact-nya cukup bagus bahwa masyarakat patuh dengan dirinya sendiri, disiplin dengan sendirinya sendiri sehingga ketika menggunakan kendaraan di jalan, mereka patuh dengan aturan lalu lintas,” ungkap dia.

Selain itu, Kakorlantas juga menegaskan penegakan hukum saat ini tetap berjalan, namun mengutamakan pola preemtif, preventif, dan humanis. Sementara penindakan masif dilakukan melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) agar transparan dan berkeadilan.

“Bagaimana kami bisa merangkul masyarakat, berkomunikasi dengan masyarakat, masuk ke kelompok-kelompok ataupun ojol ataupun mungkin hobi-hobi kendaraan termasuk para sopir, kami memberi edukasi, memberikan penjelasan pentingnya berlalu lintas. Jadi tidak mengedepankan penegakan hukum kecuali kita melakukan penegakan hukum secara masif menggunakan ETLE,” pungkasnya.

(Red).

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:03

Perbedaan Awal Ramadan 1447 H, Bupati Tuban Ajak Warga Jaga Kerukunan

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:59

Kemenag Kalsel Gelar Hisab Rukyat Awal Ramadan 1447 H, Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria Imkanur Rukyat

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:52

Pemerintah Kabupaten Natuna Ajak Masyarakat Sambut Ramadan 1447 H dengan Kebersamaan

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:38

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:31

Polsek Sajira Polres Lebak Gepar patroli Malam Ciptakan Rasa Aman nyaman dan Kondusif Bagi Masyarakat

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:21

Sasar Bengkel Tambal Ban, Spesialis Pencuri Kompresor Diringkus Jatanras Polresta Kupang Kota.

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:56

Perbedaan Awal Ramadan 1447 H, Bupati Tuban Ajak Warga Jaga Kerukunan

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:46

H. Cucun Serahkan Surat Kepemilikan Rumah untuk 8 Keluarga Korban Longsor Kampung Condong

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x