BANDUNG, // PropamNewstv – 17 Februari 2026 — Badan Pangan Nasional bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Pemerintah Kabupaten Bandung akan menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di halaman Masjid Al Karomah Ciparay, Jalan Raya Lawi No. 380, Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Program ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar guna membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau sekaligus menekan potensi lonjakan harga menjelang periode hari besar keagamaan.
Sejumlah komoditas pangan yang disediakan antara lain:
Beras SPHP: Rp11.600 per kilogram
Beras premium: Rp14.900 per kilogram
Gula pasir: Rp17.000 per kilogram
Minyakita: Rp15.500 per liter
Minyak goreng premium: Rp18.000 per liter
Bawang merah: Rp35.000 per kilogram
Bawang putih: Rp32.000 per kilogram
Telur ayam: Rp29.500 per kilogram
Daging ayam: Rp37.000 per ekor
Daging sapi: Rp117.000 per kilogram
Cabai merah keriting: Rp40.000 per kilogram
Cabai rawit merah: Rp40.000 per kilogram
Penyelenggara mencatat harga dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi pasokan di lapangan.
Selain penjualan pangan murah, panitia juga menyiapkan sebanyak 1.000 voucher bagi masyarakat yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga, melibatkan sejumlah pihak strategis seperti Perum Bulog dan ID Food guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman serta distribusi berjalan lancar.
Melalui program ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus inflasi pangan dapat dikendalikan menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Redaksi I propamNewsTv
Aziz Naga








