Awas Ancaman Penyakit Musim Pancaroba! Dinkes Kuningan Terbitkan ‘Resep’ Jaga Imunitas

- Reporter

Kamis, 30 April 2026 - 05:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

  Foto: Himbauan Dari DINKES Kuningan

 

JABAR //propamnewstv.id/– Anomali cuaca yang kerap berubah drastis dari panas terik menjadi hujan bersuhu dingin belakangan ini mulai memicu alarm kewaspadaan. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat untuk segera memperkuat benteng pertahanan tubuh guna menangkal berbagai ancaman penyakit khas musim pancaroba.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. Edi Martono, menyoroti bahwa fluktuasi cuaca yang ekstrem merupakan ujian berat bagi sistem imun. Menurutnya, tubuh manusia dipaksa bekerja ekstra untuk terus beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan yang terjadi secara tiba-tiba.

 

“Perubahan cuaca itu memang kadang-kadang melemahkan daya tahan tubuh kita. Karena cuaca yang ekstrem dari panas tiba-tiba jadi dingin atau dingin jadi panas, tubuh kita jadi perlu adaptasi,” ujar Edi.

 

Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, penyakit yang paling rentan menyerang warga saat peralihan musim adalah Infeksi Saluran Pernapasan. Edi menyebut, batuk dan pilek menjadi keluhan kesehatan yang paling mendominasi.

 

“Yang paling banyak itu batuk pilek. Biasanya terkait dengan gangguan pernapasan akibat perubahan cuaca,” ungkapnya.

 

Meski batuk dan pilek kerap dianggap sebagai penyakit ringan, Edi memberikan peringatan tegas agar masyarakat tidak meremehkan keluhan kesehatan apa pun. Ia menggarisbawahi bahwa mengabaikan penanganan medis bisa berakibat fatal.

 

“Semua penyakit bisa berbahaya kalau tidak diobati. Tingkat keparahannya juga sangat tergantung pada kondisi klinis masing-masing pasien,” tegas Edi.

 

Lantas, bagaimana cara membentengi diri dari intaian penyakit pancaroba? Kuncinya terletak pada kedisiplinan menerapkan gaya hidup sehat. Edi membeberkan bahwa manajemen waktu istirahat dan asupan nutrisi yang tepat adalah pondasi utamanya.

 

“Tidur yang baik itu sekitar 6–8 jam dan tidak bergadang. Makan juga harus teratur dan sesuai kebutuhan kalori, tidak berlebihan,” saran Edi.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menjaga jadwal makan. Keterlambatan makan di tengah cuaca yang tak menentu rentan memicu masalah lambung, mengingat asam lambung dalam tubuh terus diproduksi secara alami.

 

Sebagai langkah perlindungan ekstra, Dinkes Kuningan juga mendorong warga untuk lebih proaktif menjaga kebersihan lingkungan rumah, memastikan rutinitas olahraga tetap berjalan, serta mengonsumsi suplemen atau vitamin tambahan bila diperlukan untuk mendongkrak imunitas tubuh. (IKP/DISKOMINFO)

 

Biro Kuningan Jabar

 

Asep Camung/ red

Berita Terkait

Pihak “Percetakan Mau” Buka Suara, Klaim Dugaan Penyekapan Tak Ada Unsur Pemerasan 
Sejumlah 40 Juta Butir Obat Keras Golongan G Gagal Beredar, Polisi Sebut Berpotensi Selamatkan 20 Juta Orang
Gubernur Kalsel H Muhidin Bantu Pembangunan Mesjid Jami’ Asy Syifa Sungai Andai Banjarmasin 
Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?
Wapimred Propam News TV dan Divisi Hukum PWDPI Desak Aparat Usut Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Media Oleh Oknum Kepsek di Kab. Pandeglang
Hari Bhayangkara ke-80, Mantan Bupati Lamteng Dr. Ir. H. Mustafa, MH Sampaikan Apresiasi dan Harapan Besar bagi Polri
Meriah dan Penuh Tawa ,Polres HST Gelar Jalan Santai dan Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 80
Pentas Seni dan Paturay Tineung TK IT Madinatul Ilmi Berlangsung Meriah, 38 Siswa Resmi Dilepas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:50

Pihak “Percetakan Mau” Buka Suara, Klaim Dugaan Penyekapan Tak Ada Unsur Pemerasan 

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:25

Sejumlah 40 Juta Butir Obat Keras Golongan G Gagal Beredar, Polisi Sebut Berpotensi Selamatkan 20 Juta Orang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:07

Gubernur Kalsel H Muhidin Bantu Pembangunan Mesjid Jami’ Asy Syifa Sungai Andai Banjarmasin 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:55

Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:06

Hari Bhayangkara ke-80, Mantan Bupati Lamteng Dr. Ir. H. Mustafa, MH Sampaikan Apresiasi dan Harapan Besar bagi Polri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:58

Meriah dan Penuh Tawa ,Polres HST Gelar Jalan Santai dan Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:46

Pentas Seni dan Paturay Tineung TK IT Madinatul Ilmi Berlangsung Meriah, 38 Siswa Resmi Dilepas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:44

Pembangunan empat jembatan di HST terus berlanjut, dua Armco dan dua Garuda

Berita Terbaru

Berita

Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?

Sabtu, 27 Jun 2026 - 10:55

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x