Apel Gelar Pasukan, Forkopimda Kabupaten Bandung Nyatakan Siap Amankan Nataru 2026

- Reporter

Sabtu, 20 Desember 2025 - 00:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB BANDUNG // propamnewstv.id — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung menyatakan kesiapannya untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Bandung.

Sebanyak 1.303 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Lilin Lodaya 2025.
Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, Dishub serta instansi terkait lainnya guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun hingga pergantian tahun.

Bupati Bandung Dadang Supriatna optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar dan terhindar dari berbagai musibah yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah Kabupaten Bandung.

“Saya ucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung kepada seluruh personel yang sudah dipersiapkan oleh Kapolresta Bandung dan Dandim. Ini demi keamanan, kenyamanan, dan ketenangan masyarakat,” ujar Bupati usai apel gelar pasukan, Jum’at (19/12/2025) sore.

Bupati yang akrab disapa Kang DS menambahkan, Operasi Lilin Lodaya 2025 akan berlangsung selama 14 hari ke depan dan menjadi momentum penting untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dan pergantian tahun dengan aman dan nyaman.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta para camat, khususnya yang wilayahnya rawan keramaian dan gangguan keamanan, untuk siaga penuh selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Seluruh OPD dan juga para camat, terutama camat yang punya wilayah, harus standby di lokasi sampai selesainya Nataru ini,” tegasnya.

Kang DS juga mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan pergantian tahun dan lebih mengutamakan kegiatan yang positif serta bermakna.

“Jangan hura-hura. Lebih baik kita gelar do’a bersama, itu jauh lebih efektif,” pesannya.

Pemkab Bandung, lanjut Kang DS, berencana akan melaksanakan kegiatan do’a bersama pada malam pergantian tahun yang akan dipusatkan di satu lokasi.

“Saya lebih mengarah kepada do’a bersama nanti pada malam tahun baru. Insya Allah kita titikkan dan kumpulkan di satu tempat,” ungkap Kang DS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung pun mendoakan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung agar diberikan kesehatan, keberkahan, dan harapan yang lebih baik dalam menyongsong tahun 2026.

“Mudah-mudahan menjelang tahun baru 2026 ini kita semua diberi kesehatan dan kelancaran, serta musibah-musibah yang terjadi kemarin tidak terulang lagi di tahun berikutnya,” kata Kang DS.

Kapolresta Bandung, Kombespol Aldi Subartono mengatakan personel yang terlibat kurang lebih 1.303 orang, terdiri dari Polri, TNI, serta unsur pendukung lainnya seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Basarnas, dan Jasa Raharja.

“Semua unsur kami libatkan secara lengkap.
Mulai hari ini personel sudah menempati pos masing-masing,” ujar Aldi.

Tujuan penempatan 1.303 personel tersebut, kata Aldi, bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal, maupun masyarakat yang berwisata dan beraktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru.

Total terdapat 17 pos yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung, terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan, serta 17 pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis.

Aldi menegaskan, kesiapsiagaan aparat tidak hanya fokus pada pengamanan tempat ibadah, namun juga disiagakan di jalur-jalur wisata serta pusat keramaian.

“Dengan kesiapsiagaan yang lengkap ini, kami berharap bisa memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal maupun masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun dan berwisata di Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Selain itu, pengawasan juga diperkuat melalui sistem pemantauan berbasis teknologi. Di posko terpadu, telah terpasang sebanyak 30 kamera CCTV yang terkoneksi di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“Di posko terpadu terdapat 30 CCTV yang terhubung, baik untuk memantau arus wisata maupun aktivitas di tempat ibadah. Dari posko terpadu ini, petugas dapat memantau seluruh aktivitas masyarakat secara real time,” ungkapnya.

Terkait antisipasi bencana, khususnya di jalur rawan longsor, Aldi menyampaikan pihaknya bersama Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bandung telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana.

Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar untuk penempatan personel dan peralatan pendukung.

“Kami sudah memetakan daerah-daerah rawan longsor. Kami mengimbau masyarakat agar menghindari jalur rawan longsor. Selain itu, kami juga menyiapkan tim SAR lengkap dengan peralatan seperti mobil derek, ekskavator, dan alat pendukung lainnya agar siap bergerak cepat jika terjadi bencana,” ujarnya.

“Kita doakan bersama semoga tidak ada bencana di wilayah kita,” tambah Aldi. (**)

Azis ( Kabiro Bandung )

Berita Terkait

Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat
Pemkab Sintang Dukung Sidang Terpadu Itsbat Nikah Untuk Kepastian Hukum dan Administrasi Kependudukan
Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian
Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak
Pimpin Apel Siaga Karhutla, Bupati Sintang Tegaskan Kebakaran Hutan dan Lahan Dipicu Faktor Manusia
KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  
Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur
Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:53

Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:49

Pemkab Sintang Dukung Sidang Terpadu Itsbat Nikah Untuk Kepastian Hukum dan Administrasi Kependudukan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00

Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:54

Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:41

Pimpin Apel Siaga Karhutla, Bupati Sintang Tegaskan Kebakaran Hutan dan Lahan Dipicu Faktor Manusia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:42

Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:35

Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:30

Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x