
Foto:Kunjungan Direktur Propam News Tv ke Rutan Kelas 1 Depok
JABAR //propamnewstv.id/–Kunjungan kerja yang di lakukan oleh di rektur Propam News Tv ke Rutan Depok tepat nya pada tgl 13 oktober 2026 pukul 13:00 wib. Di sambut baik oleh petugas rutan yang bernama Yogi dengan ramah tamah melayani kunjungan Direktur Propam News Tv bersama tim nya,
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara media massa dengan lembaga pemasyarakatan di seluruh indonesia, agar bisa memberikan informasi kepada mayarakat terkait kegiatan pembinaan di dalam lapas atau rutan bagi warga binaan dan mencegah hal hal berita hoak yang sering terjadi diera digital ini.
Lutfi sebagai Direktur Propam News Tv menilai pelayanan rutan Depok sangat prima baik dari pelayanan petugas rutan terhadap tamu atau pengunjung yang datang untuk menjenguk warga binaan, itupun harus melalui beberapa proses pemeriksaan,tidak pandang bulu dan siapapun yang hadir baik itu pejabat tinggi atau masyarakat Sipil semua sama di periksa secara ketat untuk masuk ke dalam Rutan kelas 1 Depok.
Dan Lutfi melihat secara langsung ke dalam Rutan kegiatan kerohanian dan olahraga berjalan dengan baik, Rutan Depok menunjukkan kepada masyarakat bahwa benar benar melayani dengan setulus hati, dalam segi pelayanan administrasi pun sangat luar biasa, Direktur Propam News Tv yang di kenal dengan sosok pimpinan yang sangat tegas, mencoba meminta syarat perlengkapan administrasi (permohonan grasi) atas arahan Pengadilan Negeri Depok syarat yang harus di penuhi dan di keluarkan oleh rutan yang bersangkutan yaitu Depok.
Dengan respon cepat bapak Yogi selaku petugas rutan bagian hukum memproses permintaan yang di minta oleh Direktur Propam News Tv, dengan tutur bahasa yang lembut dan ramah di ikuti oleh senyuman,”siap pak Dir saya buatkan ke bagian bidang nya insyaallah selambat-lambat nya besok saya kirim lewat pdf”, tutur Yogi yang melayani kehadiran Mohammad Lutfi, S.H.,
Kemudian Lutfi langsung pamit untuk melanjuatkan kegiatan kunjungan ke Kantor Kementrian Pemasyarakatan untuk menemui Dirjen Pemasyarakatan namun belum bisa bertemu dan diagendakan pada hari rabu 14 oktober 2026 pertemuan Direktur Propam News Tv bersama Dirjen Pemayarakatan Republik Indonesia.
Tim//red


