BANTEN //propamnewstv— Kamis,3 September 2026 UPT Puskesmas Carita resmi melaksanakan kegiatan pelacakan (tracing) Tuberkulosis (TBC) terintegrasi, sebagai upaya strategis untuk menemukan kasus TBC secara dini, mencegah penularan lebih luas, dan memutus rantai penyebaran penyakit di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan ini dilakukan di kantor desa Sukarame dan di kantor desa Sindanglaut,secara menyeluruh dan terpadu, melibatkan seluruh tenaga kesehatan Puskesmas, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat dan agama di setiap desa. Fokus utama pelaksanaan adalah pemeriksaan kontak erat pasien TBC, skrining warga bergejala, serta edukasi luas tentang pencegahan dan pengobatan TBC.
“TBC bukanlah kutukan, bukan pula aib. TBC adalah penyakit yang bisa disembuhkan — asalkan ditemukan sejak dini dan diobati sampai tuntas.” — UPT Puskesmas Carita
Sasaran & Ruang Lingkup
Kegiatan tracing TBC terintegrasi ini menyasar:
– Keluarga dan orang yang pernah berinteraksi dekat dengan pasien TBC
– Warga yang mengalami gejala batuk berdahak lebih dari 2 minggu, demam, berat badan turun, dan berkeringat di malam hari
– Anak-anak dan lansia yang rentan tertular
– Lingkungan berisiko tinggi: asrama, tempat ibadah, sekolah, dan tempat keramaian umum
Mengapa Penting Dilakukan?
Kepala puskesmas Carita Mahmudi, S.Kep., Ners.dan kasubag tata usaha Tu Dily Kurniawan, S.E., menyampiakn TBC merupakan penyakit menular yang penyebarannya sangat cepat. Seringkali penderita tidak menyadari dirinya terinfeksi, sehingga penularan terus terjadi tanpa diketahui. Melalui tracing terintegrasi, kasus dapat ditemukan sejak dini, ditangani dengan cepat, dan penularan dapat dicegah.
Pesan penting dari UPT Puskesmas Carita:
Pemeriksaan TBC GRATIS! Pengobatan TBC GRATIS! yang akan di laksanakan Jumat 4 September 2026 sampai Kamis 5 September 2026 di dua desa ,Jangan takut periksa, jangan malu berobat.
Harapan & Ajakan Masyarakat
UPT Puskesmas Carita mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Jangan menyembunyikan penyakit, jangan membedakan penderita TBC — karena TBC bisa sembuh dengan pengobatan yang teratur dan dukungan lingkungan.
Mari kita wujudkan Kecamatan Carita bebas TBC. Kesehatan adalah hak kita semua, dan kesembuhan dimulai dari keberanian untuk memeriksakan diri.
UPT Puskesmas Carita
Melayani dengan Hati, Menjaga Kesehatan Bersama.
Tim/Red


