Foto:Peresmian Pabrik Biomassa Empty Fruit Bunch, PT Sinar Unggul Negeri
KALBAR //propamnewstv.id/–Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meresmikan Pabrik Biomassa Empty Fruit Bunch (EFB) atau tandan kosong kelapa sawit dan co-firing batubara energi terbarukan milik PT Sinar Unggul Negeri (SUN) di Manis Raya, Kecamatan Sepauk, Sabtu (22/8/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Sintang dalam mendorong tumbuhnya investasi berbasis potensi lokal sekaligus mengembangkan pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi sumber energi yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan PT Sinar Unggul Negeri H. Sun Pranoto dan H. Wahyu Ahmad Prayono, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Camat Sepauk, unsur Forkopimcam Sepauk serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Sinar Unggul Negeri yang berani mengambil langkah investasi dengan membangun pabrik biomassa di Kabupaten Sintang.

Menurutnya, keputusan perusahaan untuk mengembangkan usaha pengolahan biomassa merupakan sebuah keberanian sekaligus bentuk kepercayaan terhadap potensi ekonomi Kabupaten Sintang.

“Saya salut dengan manajemen PT Sinar Unggul Negeri yang sudah berani dan berspekulasi untuk membuka pabrik biomassa di Kabupaten Sintang. Kami mendukung dan berharap perusahaan ini bisa untung, berkembang dan terus memberikan manfaat,” ujar Gregorius Herkulanus Bala
Bupati Sintang menegaskan, kehadiran sebuah perusahaan di daerah tidak hanya diukur dari aktivitas bisnisnya, tetapi juga dari seberapa besar dampak ekonomi yang mampu ditimbulkan bagi masyarakat di sekitarnya.
Ia berharap keberadaan pabrik biomassa tersebut mampu menciptakan mata rantai ekonomi baru, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan bahan baku lokal, tumbuhnya usaha masyarakat hingga peningkatan aktivitas ekonomi di Kecamatan Sepauk dan Kabupaten Sintang secara keseluruhan.
“Saya berharap ada proses ekonomi yang berputar sehingga banyak orang bisa menikmati dari adanya pabrik biomassa ini. Kalau perusahaan tumbuh, masyarakat juga harus ikut merasakan manfaatnya. Jadi, perusahaan maju, masyarakat sejahtera dan daerah juga mendapatkan dampak positif,” harap Gregorius Herkulanus Bala
Ubah Limbah Sawit Menjadi Nilai Ekonomi, Gregorius Herkulanus Bala menilai salah satu hal yang menarik dari keberadaan pabrik tersebut adalah kemampuannya mengolah tandan kosong kelapa sawit yang selama ini dipandang sebagai limbah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi.
“Yang luar biasa, pabrik ini bisa mengolah sampah sawit menjadi bernilai ekonomi tinggi,” kata Gregorius Herkulanus Bala Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan efisiensi pemanfaatan sumber daya dan keberlanjutan lingkungan.
Potensi kelapa sawit yang besar di Kabupaten Sintang, kata Bupati, harus dapat diikuti dengan semakin banyaknya inovasi dalam memanfaatkan produk samping maupun limbah perkebunan sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Jangan sampai potensi yang kita miliki hanya berhenti sebagai bahan mentah. Kita harus mulai berpikir bagaimana bahan yang ada di daerah kita bisa diolah, memiliki nilai tambah dan menciptakan lapangan pekerjaan,” tegas Gregorius Herkulanus Bala
Bupati Ingatkan Kewajiban Pajak, Di sisi lain, Bupati Sintang juga mengingatkan manajemen perusahaan agar tetap memenuhi seluruh kewajiban kepada pemerintah, termasuk kewajiban perpajakan.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dari keberlangsungan sebuah investasi di daerah.“Saya juga mengingatkan agar manajemen perusahaan taat pajak. Kalau itu kewajiban, laksanakan saja. Pajak itu adalah darah yang mengaliri tubuh kita,” tegas Gregorius Herkulanus Bala
Menurutnya, penerimaan pajak akan kembali menjadi bagian penting dalam pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, hubungan antara pemerintah dan dunia usaha harus dibangun dalam semangat kemitraan, kepatuhan dan saling memberikan manfaat.
“Pemerintah membutuhkan dunia usaha, demikian juga dunia usaha membutuhkan pemerintah. Karena itu mari kita bangun kerja sama yang baik. Perusahaan bisa berkembang, pemerintah bisa menjalankan pembangunan dan masyarakat memperoleh manfaat,” tambahnya.
Akses Infrastruktur Terus Didorong, Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang juga menyampaikan kabar pembangunan infrastruktur yang akan mendukung konektivitas wilayah di sekitar Kecamatan Sepauk.
Gregorius Herkulanus Bala menginformasikan bahwa Pemerintah Pusat akan membangun jalan menuju Desa Buluh Kuning melalui dukungan dana bagi hasil (DBH). Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan memiliki arti penting dalam membuka akses masyarakat, memperlancar mobilitas barang dan orang serta memperkuat konektivitas kawasan yang memiliki potensi ekonomi.
“Pemerintah pusat akan membangun jalan menuju Desa Buluh Kuning melalui dana DBH. Ini tentu menjadi kabar baik karena infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk membuka dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Bupati Sintang berharap pembangunan jalan tersebut nantinya dapat semakin memperlancar distribusi bahan baku dan hasil produksi, sekaligus membuka peluang investasi dan usaha baru di wilayah Kecamatan Sepauk dan sekitarnya.
Dengan beroperasinya Pabrik Biomassa EFB PT Sinar Unggul Negeri dan semakin baiknya dukungan infrastruktur, Bupati optimistis akan muncul ekosistem ekonomi baru yang saling menguatkan.
“Harapan saya sederhana, perusahaan ini sukses, berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar. Kalau investasi tumbuh, lapangan pekerjaan bertambah, ekonomi masyarakat bergerak dan pendapatan daerah meningkat, maka kita semua yang mendapatkan manfaat,” pungkas Gregorius Herkulanus Bala
Tim//red


