Marak Oknum Mafia Tanah, Ketum PWDPI Minta Menteri BPN/ATR dan Kehutanan Turun ke Karimun Kepri 

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  Foto:Nusron Wahid Menteri ATR / Kepala BPN

 

JAKARTA //propamnewstv.id/ – Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk turun langsung ke Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

 

Permintaan ini disampaikan Langkah ini dengan adanya dugaan kuat praktik mafia tanah yang berjalan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), yang diduga melibatkan kerja sama antara oknum aparat penegak hukum, instansi BPN dan pihak pengusaha serta oknum pejabat.

 

Ketum PWDPI, M. Nurullah RS sampaikan fakta administrasi perkara, upaya kasasi yang diajukan PT KSP terhadap sengketa lahan nomor 3426 K/PDT/2026 diduga telah melampaui batas waktu yang ditetapkan Pasal 330 ayat (1) UU No.8 Tahun 1981.

 

Putusan Pengadilan Tinggi Kepri diucapkan pada 29 Oktober 2025, sementara data resmi Mahkamah Agung mencatat perkara baru diterima 1 April 2026 dan teregistrasi kasasi pada 30 Juni 2026.

 

“Syarat waktu adalah ketentuan mutlak. Putusan Pengadilan Tinggi Kepri sudah sah dan mengikat, kami memohon Mahkamah Agung memeriksa syarat formil ini dengan teliti,” ujarnya pada Rabu (15/7/2026).

 

Selain itu, pihaknya juga mendapat laporan Persoalan menyangkut lahan seluas 112 hektar di Desa Penarah, Kecamatan Belat. Keluarga Siti Madinatul Munawaroh dan Atan mencatat telah mengelola lahan tersebut sejak 1968.

Belakangan muncul klaim dari pihak lain yang didukung dokumen surat keterangan sporadik tahun 2010. Terdapat kejanggalan pada dokumen tersebut, antara lain menyebut penggarapan sejak 1970 terhadap pihak yang lahir pada tahun yang sama, serta dugaan pemalsuan tanda tangan.

 

“Diduga mantan Gubernur sekaligus mantan Bupati Karimun Nurdin Basirun, terlibat dalam upaya penguasaan lahan tersebut, dan warga dilaporkan telah menerima teror serta laporan ke kepolisian pada 24 April 2026,” ungkapnya.

 

Ketum PWDPI mengaku pihaknya juga mencatat laporan warga terkait pelanggaran perizinan tambang bauksit dan granit telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun pada 2024 dan Kejaksaan Agung pada 2026.

 

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Ketua DPW PWDPI Kepri Hatik Hidayati Setiowati menyampaikan tuntutan penundaan proses izin baru tambang di Pulau Belat dan Pulau Penarah sampai persoalan hukum dan kewajiban pemulihan lingkungan masa lalu diselesaikan.

 

Pernyataan ini menegaskan permintaan agar pihak kementerian terkait memverifikasi fakta di lapangan, menindaklanjuti kejanggalan administrasi, memeriksa keterkaitan antar pihak, serta memastikan kepastian hukum bagi masyarakat.

 

“Kami minta pak mentri ATR/BPN serta Kehutanan segera turun di kabupaten Karimun untuk menerbitkan tanah yang selama ini banyak disengketakan oleh para oknum dan sengsarakan masyarakat. Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan aksi unjuk rasa ke Jakarta,” pungkas, ketua PWDPI Kepri.

 

(Humas DPP PWDPI).

Berita Terkait

Polisi Jadi Narasumber MPLS di SMPN 3 Entikong, Edukasi Siswa tentang Keselamatan Berlalu Lintas
Cabjari Sanggau di Entikong Bagikan Kartu Identitas Anak untuk Perkuat Perlindungan Hak Anak di Wilayah Perbatasan
*Polres Sekadau Gagalkan Peredaran 51,90 Gram Sabu ke Nanga Mahap*
Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa
Pererat Sinergitas, Bupati H. M. Noor Rifani Ajak Forkopimda Jaga Kondusivitas Tabalong
Sekolah Lansia Alam Aisyah Husnul Khatimah Kelas Dasar Angkatan ke 5 Kembali Dibuka dan Disambut Antusias Para Lansia Banjarmasin 
Satlantas Polres Tabalong Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan di Jalan
Tegaskan Sinergitas Tanpa Sekat, Polres dan Kodim 0719/Jepara Buktikan TNI-Polri Tetap Solid
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10

Polisi Jadi Narasumber MPLS di SMPN 3 Entikong, Edukasi Siswa tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:38

Cabjari Sanggau di Entikong Bagikan Kartu Identitas Anak untuk Perkuat Perlindungan Hak Anak di Wilayah Perbatasan

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:03

*Polres Sekadau Gagalkan Peredaran 51,90 Gram Sabu ke Nanga Mahap*

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:57

Marak Oknum Mafia Tanah, Ketum PWDPI Minta Menteri BPN/ATR dan Kehutanan Turun ke Karimun Kepri 

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:52

Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:37

Sekolah Lansia Alam Aisyah Husnul Khatimah Kelas Dasar Angkatan ke 5 Kembali Dibuka dan Disambut Antusias Para Lansia Banjarmasin 

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:22

Satlantas Polres Tabalong Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan di Jalan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30

Tegaskan Sinergitas Tanpa Sekat, Polres dan Kodim 0719/Jepara Buktikan TNI-Polri Tetap Solid

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x