SEREN TAUN CIGUGUR 2026 DIBUKA DENGAN RANGKAIAN DAMAR SEWU: MERAWAT PERADABAN BUDAYA UNTUK MASA DEPAN BANGSA

- Reporter

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  Foto: kegiatan tradisi adat seren Tahun Cigugur.

 

JABAR //propamnewstv.id/ -angkaian perayaan puncak tradisi adat Seren Taun Cigugur resmi dibuka secara meriah melalui prosesi sakral Damar Sewu yang digelar di halaman Paseban Tri Panca Tunggal, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu malam (3/6/2026). Mengusung tema besar “Merawat Prasasti Peradaban Budaya untuk Masa Depan Bangsa”, kegiatan tahunan ini kembali menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga, melestarikan, dan meneruskan nilai-nilai luhur warisan leluhur Sunda Wiwitan sebagai bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa.

 

Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat namun penuh semangat ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Kehadiran Bupati menandai dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap pelestarian budaya daerah yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal yang sangat tinggi. Momen penting ini turut disaksikan oleh para pemangku adat, tokoh budaya, tokoh agama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan yang hadir tidak hanya dari wilayah Kuningan, namun juga dari berbagai daerah di Jawa Barat maupun luar provinsi.

 

Dalam kesempatan bersejarah tersebut, hadir pula Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Arya Wedakarna, yang menunjukkan perhatian khusus terhadap kelestarian budaya Nusantara. Selain itu, tampak hadir Ketua Yayasan Tri Panca Tunggal, Dewi Kanti Setianingsih, tokoh adat Pangeran Gumirat Barna Alam, Allya Djatikusuma, para budayawan, seniman, penggiat seni, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Paseban untuk turut meramaikan dan menjadi saksi pelestarian tradisi ini.

 

Prosesi Damar Sewu sendiri menjadi daya tarik utama pada malam pembukaan ini. Ribuan obor dan lentera dinyalakan dan diarak berkeliling kawasan adat, menciptakan pemandangan yang indah, sakral, dan penuh makna filosofis. Damar Sewu dimaknai sebagai cahaya penuntun kehidupan, simbol harapan agar kehidupan masyarakat senantiasa diterangi oleh kebijaksanaan, kebaikan, dan kelimpahan, serta menjadi perlambang bahwa nilai-nilai budaya harus terus dinyalakan dan dijaga agar tidak pernah padam ditelan perkembangan zaman.

 

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diusung tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. “Merawat prasasti peradaban budaya bukan sekadar mempertahankan benda atau bangunan tua, melainkan menjaga nilai, etika, moral, dan kearifan yang hidup di dalamnya. Inilah fondasi kita untuk membangun masa depan bangsa yang berkarakter, beridentitas, dan beradab,” ujar Bupati di hadapan hadirin.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Tri Panca Tunggal, Dewi Kanti Setianingsih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga tradisi Seren Taun Cigugur dapat terus digelar secara rutin dan berkelanjutan. Ia berharap perayaan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi momen pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya sendiri.

 

Seren Taun Cigugur dikenal sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Sang Pencipta atas karunia hasil panen yang melimpah, sekaligus menjadi momen doa bersama untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat di tahun yang akan datang. Kegiatan ini juga menjadi wadah pemersatu masyarakat lintas golongan dan keyakinan, menunjukkan bahwa di dalam keberagaman terdapat persatuan yang kokoh.

 

Rangkaian kegiatan Seren Taun Cigugur 2026 akan berlangsung hingga tanggal 8 Juni 2026, yang akan dipuncaki dengan upacara adat inti penyerahan hasil panen. Beragam pertunjukan seni, pameran hasil bumi, kerajinan tangan, serta kuliner khas daerah juga disajikan untuk memperkaya pengalaman pengunjung yang datang.

 

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Seren Taun Cigugur semakin kokoh berdiri sebagai salah satu aset budaya nasional yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan dan Jawa Barat, namun juga menjadi kekayaan budaya yang dihormati dan dijadikan teladan oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia.

 

 

 

Biro Kuningan

 

Asep Camung//red

Berita Terkait

*Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Wujud Nyata Kepedulian Polri terhadap Masyarakat*
Diskusi Publik FORJA Banten Tekankan Transparansi dan Keberlanjutan Program MBG di Pandeglang
Luruskan Persoalan, Ciptakan Kedamaian PT. Propamnewstv.id Hadir Sebagai Rumah Perjuangan Masyarakat. 
Jurnalis, Polri, dan TNI Rajut Sinergi Kebangsaan dalam Diskusi Kebersamaan di Waroeng Garasi Panimbang
Polres Cianjur Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Ajak Masyarakat Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Resmikan Sumur Bor untuk Warga Solondoko
Warga Martiguna, Lalang Baru, dan Tertong Keluhkan Kondisi Jembatan Rusak, Dijuluki “Jembatan Maut”
*Bidpropam Polda Banten Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personel*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:43

*Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Wujud Nyata Kepedulian Polri terhadap Masyarakat*

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:36

Diskusi Publik FORJA Banten Tekankan Transparansi dan Keberlanjutan Program MBG di Pandeglang

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:26

Luruskan Persoalan, Ciptakan Kedamaian PT. Propamnewstv.id Hadir Sebagai Rumah Perjuangan Masyarakat. 

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:39

Jurnalis, Polri, dan TNI Rajut Sinergi Kebangsaan dalam Diskusi Kebersamaan di Waroeng Garasi Panimbang

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:31

Polres Cianjur Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Ajak Masyarakat Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:48

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Resmikan Sumur Bor untuk Warga Solondoko

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:56

Warga Martiguna, Lalang Baru, dan Tertong Keluhkan Kondisi Jembatan Rusak, Dijuluki “Jembatan Maut”

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:30

*Bidpropam Polda Banten Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personel*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x