Libur Gawai dan Cuti Panjang, Ribuan Warga Sarawak Serbu Destinasi Wisata Kalimantan Barat

- Reporter

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  Foto: Kedatangan Wisatawan

 

KALBAR //propamnewstv.id/ – Arus kedatangan wisatawan/ Pelancong asal Sarawak, Malaysia, melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mengalami peningkatan signifikan sejak Sabtu (30/5/2026). Diperkirakan lebih dari 1.000 warga Malaysia telah melintas ke Indonesia melalui perbatasan Entikong hingga Minggu (31/5/2026).

 

Mayoritas pelintas berasal dari wilayah Kuching, Serian, dan sejumlah daerah lain di Sarawak. Mereka memanfaatkan masa libur Gawai Dayak dan cuti panjang yang berlangsung selama sepekan untuk berwisata ke berbagai daerah di Kalimantan Barat, terutama Kota Pontianak dan Singkawang.

Pantauan di kawasan PLBN Entikong menunjukkan para Wisatawan/pelancong datang menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus Antar-Negara hingga kendaraan pribadi. Arus kendaraan berpelat Malaysia tampak meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

 

Sejumlah wisatawan yang ditemui media mengaku memilih berlibur ke Indonesia karena faktor kedekatan jarak, biaya yang relatif murah, serta beragam pilihan destinasi wisata dan kuliner yang tersedia di Kalimantan Barat.

“Sekarang sedang libur Gawai dan cuti panjang sekitar satu minggu. Jadi kami manfaatkan untuk berlibur ke Pontianak, Singkawang, dan beberapa tempat lain di Kalimantan Barat,” ujar salah seorang wisatawan asal Kuching.

Menurutnya, nilai tukar mata uang Ringgit Malaysia terhadap Rupiah menjadi salah satu alasan utama masyarakat Sarawak memilih berwisata/Melancong ke Indonesia.

“Berwisata/Melancong ke Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, sangat murah bagi kami saat ini. Nilai tukar Ringgit terhadap Rupiah cukup tinggi,1 Banding 4 lebih sehingga biaya makan, belanja, hotel, dan transportasi terasa lebih terjangkau,” katanya.

 

Selain faktor ekonomi, kedekatan geografis juga menjadi pertimbangan penting. Warga Sarawak hanya membutuhkan waktu sekitar enam jam perjalanan darat untuk mencapai sejumlah kota tujuan wisata di Kalimantan Barat.

 

“Jaraknya dekat dari tempat kami tinggal. Dalam waktu sekitar enam jam perjalanan kami sudah bisa sampai ke beberapa daerah di Kalimantan Barat,” tambahnya.

 

Kehadiran wisatawan Malaysia ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, hingga pelaku usaha mikro di Pontianak, Singkawang, dan wilayah lainnya berpotensi memperoleh peningkatan pendapatan selama periode libur panjang tersebut.

 

Para pelancong juga mengungkapkan bahwa rute kepulangan mereka akan menyesuaikan dengan agenda perjalanan masing-masing. Sebagian berencana kembali ke Sarawak melalui PLBN Entikong, sementara sebagian lainnya memilih keluar melalui PLBN Aruk di Kabupaten Sambas sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kuching.

 

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan lintas batas ini menunjukkan bahwa Kalimantan Barat masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Sarawak untuk menghabiskan masa liburan. Selain faktor kedekatan wilayah, daya tarik wisata, kuliner, serta keuntungan nilai tukar mata uang menjadi magnet tersendiri yang mendorong tingginya kunjungan warga Malaysia ke Indonesia.

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi Rp2,3 Miliar Disorot, AWDI Pertanyakan Peran Pengawasan Disdikpora Pandeglang
Kapolres Metro Depok dan Ketua Bhayangkari Cabang Metro Depok Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE
Polres Cianjur dan Bhayangkari Cabang Cianjur Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE / 2026 M
Kabidpropam Polda NTT Pimpin Pembaretan Personel Baru dan Aksi Bersih Pantai di Pasir Panjang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia Tiga Kecamatan
SEREN TAUN CIGUGUR KUNINGAN: MERAWAT PRASASTI PERADABAN BUDAYA UNTUK MASA DEPAN BANGSA
Polda NTT Dukung Penuh Rekonsiliasi Damai Pascakonflik Belle–Lewonara di Adonara Timur
Babinsa dan Warga Candirejo Gotong Royong Kompak Bangun Talud Jalan Desa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:55

Proyek Revitalisasi Rp2,3 Miliar Disorot, AWDI Pertanyakan Peran Pengawasan Disdikpora Pandeglang

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:52

Libur Gawai dan Cuti Panjang, Ribuan Warga Sarawak Serbu Destinasi Wisata Kalimantan Barat

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:43

Kapolres Metro Depok dan Ketua Bhayangkari Cabang Metro Depok Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:38

Polres Cianjur dan Bhayangkari Cabang Cianjur Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE / 2026 M

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:02

Kabidpropam Polda NTT Pimpin Pembaretan Personel Baru dan Aksi Bersih Pantai di Pasir Panjang

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:46

SEREN TAUN CIGUGUR KUNINGAN: MERAWAT PRASASTI PERADABAN BUDAYA UNTUK MASA DEPAN BANGSA

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:41

Polda NTT Dukung Penuh Rekonsiliasi Damai Pascakonflik Belle–Lewonara di Adonara Timur

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:42

Babinsa dan Warga Candirejo Gotong Royong Kompak Bangun Talud Jalan Desa

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x