SEREN TAUN CIGUGUR KUNINGAN: MERAWAT PRASASTI PERADABAN BUDAYA UNTUK MASA DEPAN BANGSA

- Reporter

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR //propamnewstv.id/ Nama Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kembali menjadi pusat perhatian dan kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat bahkan Indonesia. Sebagai wilayah yang dijuluki “Tanah Bersejarah”, Cigugur senantiasa menjaga dan merawat api kebudayaan yang diwariskan para leluhur, agar tak pernah padam dan tetap bersinar terang hingga ke generasi mendatang.

 

Bukti nyata kecintaan dan kesetiaan terhadap budaya itu kembali digelar. Upacara Adat Agung SEREN TAUN akan segera dilaksanakan, sebuah tradisi besar yang menjadi identitas, jati diri, dan kekayaan tak ternilai harganya bagi warga Kuningan khususnya masyarakat Cigugur. Acara sakral dan meriah ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh, mulai dari tanggal 03 Juni 2026 hingga 08 Juni 2026.

Tahun ini, penyelenggaraan Seren Taun Cigugur mengusung semangat dan tujuan mulia: “MERAWAT PRASASTI PERADABAN BUDAYA UNTUK MASA DEPAN BANGSA”. Sebuah tema yang sangat mendalam, mengingatkan kita bahwa setiap gerakan, setiap nyanyian, dan setiap doa dalam upacara ini adalah bagian dari sejarah panjang peradaban bangsa yang harus dijaga kelestariannya.

CIGUGUR: TANAH BERSEJARAH, BUDAYA TAK AKAN PUNAH

 

Kalimat sakti “Cigugur tanah bersejarah budaya tak akan punah”, bukan sekadar ungkapan, melainkan sumpah dan janji setia seluruh warga Cigugur. Di tanah inilah nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta terjaga erat. Seren Taun bukan sekadar pesta rakyat atau keramaian biasa, melainkan momen suci ungkapan rasa syukur atas nikmat panen, doa tolak bala, serta harapan agar kehidupan masyarakat senantiasa sejahtera, aman, dan damai.

 

TUJUAN & MAKNA BESAR UPACARA SEREN TAUN 2026

 

Penyelenggaraan kegiatan agung ini memiliki empat pilar utama tujuan yang sangat strategis dan mulia, yaitu:

 

1. MELESTARIKAN BUDAYA

Menjaga, menjalankan, dan meneruskan segala bentuk tradisi, tata cara, seni, dan nilai-nilai yang telah ada sejak ratusan tahun silam, agar tidak tergerus zaman dan tidak hilang ditelan modernisasi.

 

2. LESTARIKAN WARISAN LELUHUR

Menjadikan segala peninggalan, pesan, dan ajaran para pendahulu sebagai pedoman hidup, sumber kearifan, dan kekayaan yang dijaga dengan penuh tanggung jawab.

 

3. PERKUAT JATI DIRI BANGSA

Budaya adalah identitas. Dengan melestarikan Seren Taun, kita sedang memperkokoh karakter bangsa Indonesia yang berakar kuat pada kearifan lokal, berbudaya tinggi, dan memiliki kepribadian yang kuat di mata dunia.

 

4. UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

Semua usaha pelestarian ini ditujukan demi anak cucu kita. Agar nantinya mereka tetap mengenal asal-usulnya, memiliki akar budaya yang kokoh, dan mampu membangun masa depan yang gemilang berlandaskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan ini.

 

Selama berlangsungnya rangkaian acara mulai tanggal 3 hingga 8 Juni nanti, Cigugur akan kembali hidup meriah namun khidmat. Berbagai prosesi adat, pembacaan doa, persembahan hasil bumi, pertunjukan seni tradisional, hingga keramaian rakyat akan menyelimuti kawasan bersejarah seperti Paseban Tri Panca Tunggal dan sekitarnya.

 

Pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga bahu-membahu bersatu, bertekad menjadikan Seren Taun 2026 ini sebagai peristiwa besar yang semakin mengukuhkan posisi Kuningan, khususnya Cigugur, sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Sunda yang paling otentik dan terjaga di nusantara.

 

Seren Taun Cigugur: Menghormati Masa Lalu, Menghidupi Masa Kini, dan Menjamin Masa Depan Budaya Bangsa.

 

 

 

Biro Kuningan

 

Asep Camung//red

Berita Terkait

Bupati Kuningan Hadiri “Ngobrol Asyik” Jurnalis-Legislatif di Waduk Darma, Tegaskan Pentingnya Sinergi Tiga Pilar
Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Hadirkan Ovitrap, Spray Pengusir Nyamuk, dan SIJENTIK YOSODADI
KAJATI KALBAR TEGASKAN PEMERIKSAAN INTERNAL DILAKUKAN SECARA OBJEKTIF, TINDAK LANJUTI INFORMASI YANG BEREDAR TERKAIT DUGAAN KETERLIBATAN PEGAWAI KEJARI SEKADAU
Rumah Nenek Dana Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Hunian Layak Huni
PK KNPI Picung Peringati Harlah ke-53 dengan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judol di Sekolah
*Polres Sekadau Lakukan Penyelidikan Terkait Laporan Dugaan Perampasan Emas
LEMKARI Harumkan Nama Sintang di Kejuaraan Karate-Do Indonesia Sekapuas Raya 2026
Polres Tabalong Amankan One Year Celebration Aurun Tabalong 2026, Ribuan Peserta Meriahkan Ajang Lari dan Promosi Wisata Daerah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:24

Bupati Kuningan Hadiri “Ngobrol Asyik” Jurnalis-Legislatif di Waduk Darma, Tegaskan Pentingnya Sinergi Tiga Pilar

Senin, 27 Juli 2026 - 08:09

Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Hadirkan Ovitrap, Spray Pengusir Nyamuk, dan SIJENTIK YOSODADI

Senin, 27 Juli 2026 - 07:05

KAJATI KALBAR TEGASKAN PEMERIKSAAN INTERNAL DILAKUKAN SECARA OBJEKTIF, TINDAK LANJUTI INFORMASI YANG BEREDAR TERKAIT DUGAAN KETERLIBATAN PEGAWAI KEJARI SEKADAU

Senin, 27 Juli 2026 - 06:55

Rumah Nenek Dana Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Hunian Layak Huni

Senin, 27 Juli 2026 - 06:46

PK KNPI Picung Peringati Harlah ke-53 dengan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judol di Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:10

LEMKARI Harumkan Nama Sintang di Kejuaraan Karate-Do Indonesia Sekapuas Raya 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:08

Polres Tabalong Amankan One Year Celebration Aurun Tabalong 2026, Ribuan Peserta Meriahkan Ajang Lari dan Promosi Wisata Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:42

*Mahasiswa KKN UNISKA Kelompok 1 Angkat Program Unggulan Eco Paving Block, Sulap Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai di Kelurahan Pulau Kupang* 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x