Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan

- Reporter

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999

 

BANTEN //propamnewstv.id/ – Sejumlah wartawan mengaku dihalangi saat hendak melakukan peliputan di dapur SPPG Labuan #013, Desa Karang Bohong, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu [20/5/2026]. Petugas keamanan di lokasi meminta awak media menunjukkan “surat izin kunjungan” dan “surat dinas” sebelum diperbolehkan masuk.

 

Insiden ini terjadi saat wartawan hendak mengonfirmasi operasional dapur Makan Bergizi Gratis [MBG] yang dikelola Yayasan Putra Eri Perkasa. Cecep, wartawan _mataperistiwa.com_ yang berada di lokasi, mengatakan kedatangan awak media dilakukan secara baik-baik untuk silaturahmi sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial pers.

 

“Awalnya kami datang secara baik-baik untuk silaturahmi sekaligus menjalankan tugas jurnalistik. Tetapi petugas yang mengaku keamanan justru meminta surat izin kunjungan dan menyebut harus ada surat dinas,” ujar Cecep kepada redaksi, Rabu [20/5/2026].

 

“Surat Dinas” Bukan Syarat Liputan

Permintaan surat dinas tersebut dinilai bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal 4 ayat 2 UU Pers menyatakan pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi. Pasal 4 ayat 3 menegaskan pers nasional tidak dikenakan sensor, pembredelan, atau pelarangan penyiaran.

Selain itu, Pasal 18 ayat 1 UU Pers mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3. Ancaman pidananya paling lama 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp500 juta.

 

Menurut pakar hukum pers, wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik cukup menunjukkan identitas pers dan menaati Kode Etik Jurnalistik. Tidak ada kewajiban membawa surat dinas khusus untuk meliput.

 

Program Negara, Publik Berhak Tahu

MBG merupakan program prioritas nasional yang dibiayai APBN. Sebagai program publik, operasionalnya termasuk sanitasi dapur, standar menu, dan distribusi, seharusnya terbuka untuk diawasi masyarakat melalui pers.

“Kalau seluruh prosedur dan perizinan sudah lengkap, tidak ada alasan menutup akses wartawan. Pers justru membantu memastikan program ini berjalan sesuai aturan,” kata seorang jurnalis senior di Pandeglang yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pengelola SPPG Labuan #013 dan Yayasan Putra Eri Perkasa belum memberikan keterangan resmi terkait alasan permintaan surat izin kunjungan tersebut.

 

Hormati Prosedur, Jangan Kekang Pers

Insan pers menyatakan tetap menghormati prosedur keamanan internal, seperti penggunaan APD di area produksi makanan. Namun, pembatasan tidak boleh bertentangan dengan kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

Dewan Pers dan aparat penegak hukum diminta mengawasi kasus ini agar tidak menjadi preseden buruk bagi SPPG lain di daerah.

 

Redaksi membuka ruang hak jawab bagi SPPG Labuan #013, Yayasan Putra Eri Perkasa, dan Badan Gizi Nasional sesuai Pasal 5 ayat 2 UU Pers No. 40 Tahun 1999.

 

—

 

*Catatan Redaksi:*

Naskah ini disusun sesuai Kode Etik Jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Data diperoleh melalui wawancara langsung di lokasi dan dokumen publik terkait program MBG. Konfirmasi ke pihak SPPG Labuan #013 telah diupayakan namun belum ada jawaban hingga berita dipublikasikan.

 

Tim//red

Berita Terkait

*Polda Kalsel Gelar Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru*
Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh
PERSATUAN WARTAWAN DUTA-PENA INDONESIA (PWDPI) PROVINSI BANTEN MENYAMPAIKAN DUKA CITA MENDALAM ATAS WAFATNYA DRS. H. FATHAN SUBCHI, M.A.P.
Baznas Buka Posko Dapur Air di Lokasi Karhutla Gunung Ciremai, Dukung Kebutuhan Relawan  
Polda Kalsel Gelar Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong Gelar Bakti Sosial Bersihkan Mushola
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Tabalong Sambangi SMAN 1 Tabalong, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital
Polres Barito Kuala dan BNN Perkuat Sinergi, KRYD Digelar untuk Tekan Peredaran Gelap Narkoba
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:35

Satlantas Polres Kuningan Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Penegakan Hukum ETLE Diaktifkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:40

TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42

Polres Balangan Gelar Operasi Zebra Intan 2026, Kapolres Tekankan Keselamatan dan Disiplin Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15

Polda Kalsel Terima 100 Personel BKO untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:51

Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026: Utamakan Tindakan Preemtif dan Preventif

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45

Polres Demak Libatkan TNI dan Instansi Lain Dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk Menekan Angka Kecelakaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:40

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Resmi Lepas Kontingen Daerah Menuju PORPROV XV Jawa Barat 2026, 440 Personel Siap Tampil di 32 Cabang Olahraga  

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:35

Kebakaran Rumah Milik Pemkab Batola di Marabahan, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Selasa, 27 Okt 2026 - 01:40

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x