Foto: Kegiatan Rapat Koordinasi Bersama Dealer Terkait Pelayanan E BPKB
KALBAR //propamnewstv.id/– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Barat terus melangkah maju dalam memodernisasi layanan administrasi kendaraan bermotor. Pada Selasa, 7 April 2026, Ditlantas Polda Kalbar menggelar agenda sosialisasi mengenai penerapan sistem E-BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik) yang menyasar seluruh pelaku usaha dealer dan sub-dealer di wilayah Kalimantan Barat.
Bertempat di Restoran Kakap, Pontianak, kegiatan ini dipimpin oleh perwakilan Dirlantas Polda Kalbar, Kombespol Budhi, didampingi jajaran personel Ditlantas lainnya. Sosialisasi ini menjadi krusial mengingat E-BPKB merupakan transformasi besar dalam sistem pengarsipan dan validasi kepemilikan kendaraan di Indonesia.

Sinergi Bersama Industri Kendaraan Listrik
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran manajemen dari berbagai merek otomotif terkemuka, di antaranya perwakilan dealer VinFast, BYD, Wuling, Chery, serta sejumlah perwakilan dealer motor listrik lainnya. Kehadiran para pemain besar di industri kendaraan listrik (EV) ini menandakan kesiapan sektor otomotif dalam mendukung integrasi teknologi digital yang dicanangkan pemerintah.
Dalam pemaparannya, Kombespol Budhi menjelaskan bahwa sistem E-BPKB dirancang untuk meningkatkan keamanan data, mencegah pemalsuan dokumen, serta mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

”Pemerintah terus berupaya memberikan kemudahan. Melalui E-BPKB ini, nantinya proses administrasi akan jauh lebih ringkas dan terintegrasi secara nasional,” ujar Kombespol Budhi di hadapan para peserta.
Diskusi Interaktif dalam Nuansa Akrab
Berbeda dengan forum formal pada umumnya, sosialisasi kali ini dikemas dengan nuansa yang sangat santai dan penuh keakraban. Diskusi berjalan dua arah, di mana para perwakilan dealer diberikan ruang luas untuk bertanya dan memberikan masukan terkait teknis penerapan sistem baru tersebut di lapangan.
Para peserta menyambut positif langkah proaktif kepolisian dalam merangkul dealer sebelum sistem ini diimplementasikan secara menyeluruh. Dengan adanya pemahaman yang seragam antara pihak kepolisian dan dealer, diharapkan proses transisi dari BPKB konvensional ke versi elektronik bagi konsumen baru di Kalimantan Barat dapat berjalan tanpa kendala.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif antara pihak kepolisian dan pelaku industri otomotif guna menciptakan ekosistem berkendara yang tertib administrasi dan berbasis teknologi.
Retno/Red


