Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini ke-147, Bupati Dian Tegaskan Perempuan Harus Berdaya dan Berakhlak Mulia

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 13:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWABARAT //propamnewstv.id/ Puncak Peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Kuningan yang digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) berlangsung khidmat dan penuh makna di Alkenzi Mayang Catering, Selasa (21/04/2026).

 

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Kartini Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045” dihadiri Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menekankan, perempuan masa kini dituntut tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga tetap menjaga nilai kesabaran dan akhlak mulia sebagai fondasi utama.

 

“Perempuan hari ini harus cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Ini bukan sekadar tuntutan, tetapi sebuah keharusan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya peran strategis Gabungan Organisasi Wanita sebagai wadah penguatan kapasitas perempuan, bukan sekadar tempat berkumpul tanpa arah. Menurutnya, GOW harus menjadi ruang produktif untuk bertukar gagasan, membangun komunikasi, serta melahirkan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.

 

“GOW bukan hanya tempat berkumpul, tetapi harus menjadi pusat penguatan kapasitas, tempat saling bertukar pikiran dan melahirkan karya nyata. Di sinilah semangat Kartini harus terus hidup dalam tindakan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi melalui konsep pentahelix dalam mengatasi berbagai persoalan daerah, termasuk kemiskinan yang masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat. Ia menekankan bahwa penanganan persoalan sosial tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata.

 

“Perlu kolaborasi dari semua pihak, baik akademisi, tokoh masyarakat, swasta, maupun organisasi wanita untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan. Masih banyak saudara kita yang menantikan uluran tangan,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong GOW untuk berperan aktif dalam mendukung program-program sosial seperti Gerakan Bersama (Gemasa) yang berfokus pada kepedulian terhadap lansia dan masyarakat kurang mampu.

 

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membuka ruang dan kesempatan yang setara bagi perempuan.

 

“Perempuan adalah mitra sejajar dalam pembangunan. Kita harus berjalan bersama, saling menguatkan, dan menghapus sekat-sekat yang membatasi peran perempuan,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan buku berjudul “Jejak Hati” karya Bupati Kuningan, sebagai bentuk refleksi pemikiran dan perjalanan seorang Dian Rachmat Yanuar yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya perempuan, dalam berkarya dan berkontribusi bagi daerah.

 

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kuningan, Hj. Rini Sujiyanti, SE., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah serta kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen GOW untuk terus berkontribusi aktif dalam pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kuningan.

 

Menurutnya, peringatan Hari Kartini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi pengingat bahwa perempuan harus terus berdaya dan memberikan manfaat, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

 

“Kartini bukan hanya tentang kebaya dan penampilan, tetapi tentang semangat untuk terus berdaya dan bermanfaat. Perempuan harus mampu mendukung keluarga sekaligus berkontribusi dalam peningkatan ekonomi,” ujarnya.

 

Ia juga mendorong para anggota organisasi wanita untuk aktif meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam bidang ekonomi, melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi dan pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat Kartini dapat terus menginspirasi perempuan di Kabupaten Kuningan untuk menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (IKP/DISKOMINFO)

 

 

Biro Kuningan Jabar

 

Asep Susanto (Red)

Berita Terkait

GOW-Banten Bereaksi Keras, Dugaan Penghalangan Wartawan di SMK IPTEK Patia Dinilai Mencederai Kebebasan Pers
Dalih Silaturahmi, Oknum Tamu Diduga Ganggu KBM di SDN Kecamatan Munjul
*Pekan Gawai Dayak XV Resmi Dibuka, Polres Sekadau Siagakan Ratusan Personel Pengamanan*
Polres Demak Perkuat Kompetensi Personel Lewat Latihan Menembak
Diduga Upah Pekerja Tak Sesuai Standar, Proyek P3A-TGAI di Picung Pandeglang Disorot
Miris! Merah Putih Kusam dan Sobek Hiasi Halaman Kantor Desa Kolelet Picung
*Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Amankan Pawai Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau* Sekadau – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau Tahun 2026, Koramil 1204-15/Sekadau Hilir melaksanakan pengamanan kegiatan pawai budaya yang digelar di kawasan Betang Youth Center, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Selasa (21/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan Gawai Dayak XV yang berlangsung pada 21–25 Juli 2026. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh rangkaian pawai budaya dapat berlangsung lancar. Personel Koramil bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, panitia, dan unsur terkait lainnya untuk mengatur arus peserta maupun masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Pawai budaya Gawai Dayak menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari utusan Dewan Adat Dayak (DAD) tujuh kecamatan, paguyuban, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum pelestarian adat dan budaya Dayak sekaligus mempererat persatuan serta kebersamaan di tengah masyarakat. Komandan Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra menyampaikan bahwa kehadiran personel TNI di lapangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti Gawai Dayak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan budaya ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,” ujarnya. Dengan pengamanan yang optimal dari aparat gabungan, pelaksanaan Pawai Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya serta penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. *pendim 1204/Sanggau*
Polres Jepara Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Tingkatkan Pelayanan Disabilitas           
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:54

GOW-Banten Bereaksi Keras, Dugaan Penghalangan Wartawan di SMK IPTEK Patia Dinilai Mencederai Kebebasan Pers

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00

Dalih Silaturahmi, Oknum Tamu Diduga Ganggu KBM di SDN Kecamatan Munjul

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53

*Pekan Gawai Dayak XV Resmi Dibuka, Polres Sekadau Siagakan Ratusan Personel Pengamanan*

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:41

Polres Demak Perkuat Kompetensi Personel Lewat Latihan Menembak

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Diduga Upah Pekerja Tak Sesuai Standar, Proyek P3A-TGAI di Picung Pandeglang Disorot

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50

*Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Amankan Pawai Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau* Sekadau – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau Tahun 2026, Koramil 1204-15/Sekadau Hilir melaksanakan pengamanan kegiatan pawai budaya yang digelar di kawasan Betang Youth Center, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Selasa (21/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan Gawai Dayak XV yang berlangsung pada 21–25 Juli 2026. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh rangkaian pawai budaya dapat berlangsung lancar. Personel Koramil bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, panitia, dan unsur terkait lainnya untuk mengatur arus peserta maupun masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Pawai budaya Gawai Dayak menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari utusan Dewan Adat Dayak (DAD) tujuh kecamatan, paguyuban, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum pelestarian adat dan budaya Dayak sekaligus mempererat persatuan serta kebersamaan di tengah masyarakat. Komandan Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra menyampaikan bahwa kehadiran personel TNI di lapangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti Gawai Dayak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan budaya ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,” ujarnya. Dengan pengamanan yang optimal dari aparat gabungan, pelaksanaan Pawai Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya serta penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. *pendim 1204/Sanggau*

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:38

Polres Jepara Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Tingkatkan Pelayanan Disabilitas           

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:40

MPLS SMAN 1 Cibadak: Bukan Sekadar Pengenalan Sekolah, Tapi Ajang Pamer Potensi dan Bakat Siswa

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x