FGD Digelar, Kodim dan Pemkab HST Dorong Percepatan Lahan Koperasi Desa

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 04:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan Focus Grup Discussion.

KALSEL //propamnewstv.id/– Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Focus Group Discussion (FGD) percepatan pengadaan lahan gerai Koperasi Desa Merah Putih, Kamis (16/4/2026), di Auditorium Setda HST. Kegiatan ini dihadiri unsur Sekretaris Daerah, Kepala BPN Barabai, para kepala SKPD, camat se-HST serta berbagai pemangku kepentingan desa.

 

Bupati HST Samsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa di wilayahnya.

 

Program tersebut merupakan bagian dari Strategis Nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

 

Ia menegaskan, keberadaan koperasi desa diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, mulai dari pengendalian harga kebutuhan pokok, peningkatan nilai tukar pertanian hingga menekan peran tengkulak.

 

Selain itu, koperasi juga berpotensi membuka lapangan kerja dan memperluas layanan dasar di desa.

 

Dalam rangka percepatan pengadaan lahan, pemerintah daerah mendorong sejumlah langkah strategis di antaranya memastikan ketersediaan lahan minimal 1.000 meter persegi dengan status legalitas jelas dan lokasi strategis. Selain itu, desa juga diminta melakukan penyesuaian perencanaan melalui perubahan RKP Desa dan APBDes yang ditargetkan selesai pada Mei 2026.

 

Berdasarkan data sementara, dari total 161 desa di HST, sebanyak 15 desa sudah memasuki tahap pembangunan gerai koperasi. Kemudian, 7 desa memiliki lahan aset desa dan 3 desa memanfaatkan aset kabupaten yang siap dibangun.

 

Sementara itu, 19 desa memiliki lahan masyarakat yang dapat dibeli dan 10 desa masih dalam tahap negosiasi harga.

 

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala di lapangan.

Sebanyak 62 desa memiliki lahan sesuai kriteria tetapi belum mampu melakukan pembelian, 13 desa belum memiliki lahan yang sesuai serta 29 desa belum memberikan informasi terkait ketersediaan lahan.

 

Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk mempercepat penyediaan lahan agar pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih dapat segera terealisasi di seluruh desa di HST.

 

“Keberhasilan program ini merupakan tanggung jawab bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dandim 1002/HST Ardiansyah Okta Putra Siregar menyampaikan bahwa Kodim siap mendukung penuh upaya percepatan tersebut melalui pendampingan di lapangan.

 

Ia menegaskan, jajaran Babinsa akan berperan aktif membantu pemerintah desa dalam proses identifikasi hingga pengamanan lahan, serta menjembatani komunikasi dengan masyarakat.

 

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan lahan dapat terpenuhi sesuai target. Kehadiran Babinsa di wilayah diharapkan mampu mempercepat proses sekaligus menjaga kondusivitas di lapangan,” tegasnya.

 

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).

 

Tim (Red)

Berita Terkait

ketua DPD IMMI Hadiri Halal Bihalal ICMI, Momentum Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Cendekiawan Muslim
Ciptakan Jalan Raya Nyaman, Satlantas Polres Cianjur Tegaskan Larangan Knalpot Tidak Standar ( Brong ) 
Jaga Kesehatan dan Bangun Semangat Serta Kekompakan, Polres Cianjur Gelar Kegiatan Olahraga Rutin
Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan”
Pembangunan Jembatan Garuda Capai Fase Penting, Rangka Besi Dipasang
Bawa Tiga Tuntutan Utama, IKRAR Ajak Masyarakat Pandeglang Kawal Ketat Program MBG
Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya…
Diduga “Jaga Pintu”, Tapi Menutup Informasi: Relawan SPPG di Menes Disorot
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:15

ketua DPD IMMI Hadiri Halal Bihalal ICMI, Momentum Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Cendekiawan Muslim

Sabtu, 18 April 2026 - 08:29

Ciptakan Jalan Raya Nyaman, Satlantas Polres Cianjur Tegaskan Larangan Knalpot Tidak Standar ( Brong ) 

Sabtu, 18 April 2026 - 08:17

Jaga Kesehatan dan Bangun Semangat Serta Kekompakan, Polres Cianjur Gelar Kegiatan Olahraga Rutin

Sabtu, 18 April 2026 - 04:29

Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan”

Sabtu, 18 April 2026 - 04:20

FGD Digelar, Kodim dan Pemkab HST Dorong Percepatan Lahan Koperasi Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 03:54

Bawa Tiga Tuntutan Utama, IKRAR Ajak Masyarakat Pandeglang Kawal Ketat Program MBG

Sabtu, 18 April 2026 - 03:49

Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya…

Sabtu, 18 April 2026 - 03:40

Diduga “Jaga Pintu”, Tapi Menutup Informasi: Relawan SPPG di Menes Disorot

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x