Foto:Kantor PT PLN (Persero) UP3 Pontianak
KALBAR //propamnews.id/– PT PLN (Persero) UP3 Pontianak resmi memulai langkah revolusioner dalam mendukung transisi energi hijau. Mulai Jumat, 10 April 2026, manajemen memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan berbahan bakar bensin bagi seluruh karyawan yang menuju kantor setiap hari Jumat. Melalui gerakan yang diluncurkan di sela kegiatan olahraga rutin di Kantor PLN Adi Sucipto ini, karyawan didorong untuk beralih menggunakan kendaraan listrik (EV), mulai dari mobil, sepeda motor, hingga sepeda listrik. Senin 13/4/2026 Pontianak.
Pionir Perubahan
Langkah ini merupakan komitmen konkret PLN sebagai wajah utama transformasi energi di Indonesia. Dalam arahannya, pimpinan PLN menekankan pentingnya memberi teladan sebelum mengajak masyarakat luas.”Kita sebagai pioner harus memulainya dari diri sendiri demi mendukung program pemerintah. Ini adalah kontribusi nyata PLN dalam mempercepat terciptanya ekosistem transportasi yang bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sinergi Strategis untuk Kemudahan Akses
Memastikan transisi berjalan mulus, PT PLN menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk dealer mobil listrik VinFast Pontianak. Tak hanya dari sisi unit kendaraan, dukungan finansial juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Bank BSI dan Mandiri Utama Finance (MUF) Pontianak.
Kehadiran para mitra ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus kemudahan bagi karyawan yang berminat melakukan kepemilikan kendaraan listrik dengan proses yang cepat dan skema pembiayaan yang ringan.
Dengan inisiatif “Green Friday” ini, PLN Pontianak tidak hanya sekadar menjalankan kebijakan kantor, tetapi juga memposisikan diri sebagai katalisator utama perubahan gaya hidup ramah lingkungan di Kalimantan Barat
Retno (Red)


