Foto: Pimred bersama Tim Media propamnewstv Giat Turing bersinergi ke Dinas
JAWA BARAT //propamnewstv.id/— Giat turing media PropamNewsTv dalam rangka membangun sinergi lintas dinas di wilayah Kabupaten Kuningan, Senin (13 April 2026), semula berjalan seperti biasa: menyambangi Dinas Pendidikan, menuju PUTR, dan menuntaskan agenda-agenda formal yang kerap kali penuh kata.
Namun di antara perjalanan itu, langkah tim yang dipimpin Pikri Rijal (RT) justru berhenti pada sebuah tempat yang tidak masuk dalam daftar besar—Desa Kedungarum. Dan seperti sering terjadi, yang tak direncanakan justru lebih banyak bercerita.
Memasuki kantor desa, suasana yang tersaji terasa “tidak biasa untuk ukuran desa.” Penataan ruangannya rapi, bersih, bahkan nyaris menyerupai ruang-ruang yang sering dibanggakan di tempat lain. Sebuah ironi kecil—ketika standar yang sering dipuji di kota, diam-diam sudah lebih dulu hidup di desa.

Pelayanan pun berjalan tanpa sekat. Hangat, sederhana, tapi tepat. Tidak banyak slogan, tidak banyak spanduk. Seolah ingin menyampaikan bahwa pelayanan terbaik kadang tidak perlu diumumkan—cukup dirasakan. Di balik itu, Kepala Desa Syarif Hidayat (Bapak Acep) hadir tanpa banyak narasi. Pribadinya dikenal humanis, religius, dan dinamis. Ia tidak sibuk menjelaskan pembangunan, karena jalan-jalan gang yang rapi dan lingkungan yang nyaman sudah lebih dulu “berbicara.”
Gang-gang desa tertata, lingkungan terasa damai, dan masyarakat hidup dalam ritme yang tenang. Tidak ada yang berisik, tidak ada yang berlebihan—justru di situlah letak kekuatannya.
Ironinya, di saat banyak tempat berlomba untuk terlihat hebat, Kedungarum justru berjalan tanpa ambisi untuk terlihat. Tidak viral, tidak ramai diperbincangkan, bahkan nyaris luput dari sorotan. Namun mungkin di situlah letak jawabannya—bahwa karya tidak selalu membutuhkan panggung, dan yang benar-benar bekerja, pada akhirnya akan tetap terlihat… meski tanpa diminta.
Tim (Red)


