BIROKRASI CAMUH DAN AROGAN: SAAT ATURAN DITERABAS KEKUASAAN Oleh: Noorhalis Majid

- Reporter

Jumat, 3 April 2026 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia,//PropamNewsTv.id/-Birokrasi sejatinya identik dengan keteraturan, taat asas, dan kepatuhan terhadap hukum. Namun, bagaimana jika kenyataan justru berbalik arah? Tidak taat asas, menerabas hukum, berjalan sekehendak hati—camuh dan arogan.

Keteraturan dibutuhkan untuk menghadirkan kepastian. Di dalam tubuh birokrasi sendiri, prinsip taat asas harus menjadi fondasi. Yang dimaksud “tubuh” di sini adalah sistem internal birokrasi, terutama terkait karier dan kesempatan pengembangan diri. Di dalamnya terdapat jenjang, jabatan, kepangkatan, serta posisi yang semestinya disesuaikan dengan kapasitas dan keahlian.

Karena itu, dalam birokrasi dikenal Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Lembaga ini berfungsi memberikan pertimbangan dan rekomendasi kepada pejabat berwenang dalam hal pengangkatan, mutasi, dan promosi. Dahulu, keberadaan Baperjakat sangat dihormati karena mampu memberikan kepastian sekaligus pembinaan, tanpa tersandera kepentingan politik.

Namun kini, kondisi semakin “camuh”. Dominasi politik membuat penjenjangan birokrasi kerap menerabas aturan. Terlebih ketika kekuasaan dijalankan secara arogan. Posisi, jabatan, dan kedudukan dipertukarkan sesuka hati. Akibatnya, muncul berbagai kejanggalan: ada kepala bidang yang ditempatkan tidak sesuai keahliannya hingga tidak mampu bekerja optimal; ada pula yang diturunkan dari jabatan tanpa kesalahan yang jelas.

Fenomena lain pun tak kalah mengkhawatirkan. Camat dan lurah yang tidak memiliki latar belakang ilmu pemerintahan kesulitan mengelola wilayahnya. Kepala dinas dan badan diduga “diperdagangkan”, ditempatkan bukan berdasarkan kompetensi, melainkan kemampuan membayar. Bahkan, ada sekretaris daerah yang diturunkan menjadi staf ahli tanpa alasan yang transparan.

Jabatan akhirnya lebih banyak ditentukan oleh kedekatan, bukan kapasitas, keahlian, atau kinerja. Posisi dipilah menjadi “basah” dan “kering”, dan yang “basah” dikuasai oleh lingkaran tertentu. Dalam kondisi ekstrem, jabatan bahkan ditentukan oleh besaran kompensasi—“wani piro”.

Sebagian besar mungkin memilih diam. Enggan menggugat, dengan alasan tidak ingin “meludah ke atas”. Mereka pasrah menerima keadaan. Namun, praktik-praktik semacam ini jelas mencederai asas dan menghilangkan kepastian.

Jika tubuh birokrasi saja dikelola sesuka hati, bagaimana dengan pengelolaan anggaran, proyek, dan kebijakan? Ketidakpastian yang lebih besar sangat mungkin terjadi. Celah bagi suap, sogok, dan korupsi pun terbuka lebar.

Karena itu, tata kelola birokrasi tidak boleh dijalankan secara serampangan. Birokrasi harus melahirkan budaya dan peradaban yang baik, yang berdampak pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Lebih dari itu, birokrasi harus menjaga harga diri, kehormatan, dan nama baik para aparatur di dalamnya—manusia-manusia berpendidikan yang juga memiliki keluarga dan martabat.

Red

Berita Terkait

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Paskas Entikong Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat, Perkuat Kolaborasi Sosial Bersama Karang Taruna dan Remaja Masjid Istiqamah
Ketua Karang taruna RW 11. Baranang siang indah, kang Boris jadi pelopor dalam memeriah kan HUT RI ke – 81.
Hak Adat Diabaikan, Prosedur Dilanggar — Prianto Kecam Keras Upaya Pengesahan Sepihak di Lahei!*
*Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi, Bangun Akses Aman bagi Masyarakat*
Wabup Sintang Audiensi ke BNPP RI, Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00

Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Sabtu, 26 September 2026 - 13:30

Terus Membersamai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Virgo Transport 8 🤝🧡

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x