Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

- Reporter

Kamis, 2 April 2026 - 08:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu,//PropamNewsTv.id/tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas nasional. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN menerapkan pembatasan alih fungsi lahan sawah maksimal hanya 11% dari total Lahan Baku Sawah (LBS), sementara sekitar 89% sisanya wajib dilindungi.

“Dalam situasi dunia yang seperti ini, yang paling gawat adalah pangan sama energi. Jangan sampai kita punya duit, tapi tidak ada pangan yang bisa dibeli,” ucap Menteri ATR/Kepala BPN dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (01/04/2026).

Menteri Nusron menjelaskan, dengan pembatasan yang dilakukan artinya hanya sebagian kecil lahan sawah yang bisa dialihfungsikan untuk kepentingan non-pertanian. Mayoritas lahan sawah harus dikunci untuk menjamin ketersediaan pangan nasional.

Kebijakan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, yang mensyaratkan minimal 87% dari total LBS harus ditetapkan sebagai Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

“Kalau LP2B itu 87%, ditambah infrastruktur dan cadangan, berarti kurang lebih sekitar 89% yang harus dilindungi,” ungkap Menteri ATR/Kepala BPN. Secara khusus di Sulawesi Tengah, upaya perlindungan lahan pertanian capaiannya masih perlu ditingkatkan. Saat ini, realisasi LP2B di tingkat provinsi baru sekitar 68%, sedangkan di tingkat kabupaten/kota masih berkisar 41% sehingga masih jauh dari target nasional.

Terkait kebijakan alih fungsi lahan sawah, pemerintah tetap membuka ruang peralihan fungsi dalam kondisi tertentu dengan syarat ketat. Di antaranya, kewajiban mengganti lahan pertanian sesuai ketentuan, seperti hingga tiga kali lipat untuk lahan irigasi teknis.

Dalam Rakor yang menghadirkan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid beserta sejumlah kepala daerah di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah ini juga dilakukan penyerahan sertipikat aset milik pemerintah daerah. Setidaknya, Menteri ATR/Kepala BPN menyerahkan 103 Sertipikat Hak Pakai milik delapan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN didampingi oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia; Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Naim beserta jajaran. ( Toni )

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi, Komunitas Driver R4 Munjul–Cikeusik Gelar Anniversary ke-1 Secara Meriah
ketum IWAPI Nita Yudi Hadiri Halalbihalal KOWANI, Dorong Perempuan Naik Kelas dan Adaptif Hadapi Tantangan Ekonomi
Kapolres Cianjur Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Kalimantan Tengah
Kakanwil BPN Provinsi Banten Lakukan Studi Tiru ke Kanwil DKI Jakarta, Siapkan Langkah Menuju Zona Integritas WTAB
Aksi Sigap Gerak Cepat Bantu Warga, Kodim 1310/Bitung Beri Pertolongan Korban Bencana Gempa
SUASANA HANGAT DAN KEBERSAMAAN MELIPUTI HALAL BI HALAL PGRI KECAMATAN LABUAN
Kawal MBG, APPMBGI National Summit 2026 Bakal Hadirkan Sejumlah Menteri dan Ribuan Peserta
Dari Udara ke Bawah Tanah, Penataan Kabel Fiber Optik Kuningan Siap Direalisasikan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 11:53

Perkuat Silaturahmi, Komunitas Driver R4 Munjul–Cikeusik Gelar Anniversary ke-1 Secara Meriah

Kamis, 2 April 2026 - 11:51

ketum IWAPI Nita Yudi Hadiri Halalbihalal KOWANI, Dorong Perempuan Naik Kelas dan Adaptif Hadapi Tantangan Ekonomi

Kamis, 2 April 2026 - 10:42

Kapolres Cianjur Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Kalimantan Tengah

Kamis, 2 April 2026 - 10:36

Kakanwil BPN Provinsi Banten Lakukan Studi Tiru ke Kanwil DKI Jakarta, Siapkan Langkah Menuju Zona Integritas WTAB

Kamis, 2 April 2026 - 09:32

Aksi Sigap Gerak Cepat Bantu Warga, Kodim 1310/Bitung Beri Pertolongan Korban Bencana Gempa

Kamis, 2 April 2026 - 09:07

Kawal MBG, APPMBGI National Summit 2026 Bakal Hadirkan Sejumlah Menteri dan Ribuan Peserta

Kamis, 2 April 2026 - 08:38

Dari Udara ke Bawah Tanah, Penataan Kabel Fiber Optik Kuningan Siap Direalisasikan

Kamis, 2 April 2026 - 08:15

Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x