Jakarta,//PropamNewsTv.id/-1 April 2026 — Kehadiran Brigjen Pol (P) dr. Leny Pintowari, Sp.KO, Subsp. APK (K) menjadi sorotan dalam acara halalbihalal sekaligus peluncuran program “Goes to UNESCO” yang digelar di Sekretariat Pusat KOWANI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan peran perempuan Indonesia di kancah nasional hingga internasional.
Leny Pintowari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Paguyuban Keluarga Besar Purnawirawan Polwan RI (PKB PPRI) hadir bersama sejumlah tokoh perempuan dan organisasi wanita. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya agar perempuan Indonesia terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Saya harap perempuan Indonesia lebih mandiri kepada keluarga, masyarakat dan dunia internasional, dan semakin kompak, semakin berkiprah dan amanah,” ujar Leny Pintowari.
Menurutnya, peran perempuan saat ini tidak hanya terbatas pada lingkup domestik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun peradaban, termasuk dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah bangsa.
Sementara itu, Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menyebut halalbihalal ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antarorganisasi perempuan.
“Kita dapat berkumpul dalam suasana Idul Fitri penuh keberkahan. KOWANI sebagai rumah besar organisasi-organisasi wanita di Indonesia. Kita melalui forum yang mulia ini wanita Indonesia terus berinovasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nannie menjelaskan bahwa program “KOWANI Goes to UNESCO” merupakan langkah strategis untuk mengangkat dan menguatkan nilai budaya Indonesia ke tingkat dunia. Program ini juga menjadi bagian dari misi kebangsaan dalam melestarikan warisan budaya.
“KOWANI Goes to UNESCO menguatkan nilai budaya Indonesia. KOWANI bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, mempunyai misi kebangsaan dan kebudayaan bangsa Indonesia. Kita wajib memvalidasi budaya Indonesia menjadi warisan bangsa,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk berperan aktif dalam menjaga dan memperkuat identitas budaya nasional.
“Saya mengajak semua elemen bangsa, untuk bersama bergerak menguatkan budaya Indonesia. Kita harus menjaga sejarah bangsa Indonesia. Acara halalbihalal ini memperkuat sinergi, menyatukan langkah kebangsaan dan persatuan bangsa,” pungkasnya.
KOWANI juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program ini, mulai dari organisasi perempuan, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, peneliti, generasi muda, media, hingga masyarakat luas.
“Perempuan bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi penentu arah peradaban. Melalui langkah ini, Indonesia hadir bukan hanya sebagai bangsa, tetapi sebagai kekuatan peradaban dunia,” tutup Ketua Umum KOWANI.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam upaya memperjuangkan pengakuan sejarah dan kontribusi perempuan Indonesia di tingkat global melalui program “Goes to UNESCO”.
*Komentar ketum sesuai pres release peluncuran Goes to UNESCO”. dan pidato di podium acara halalbihalal*








