Yayasan Panata Giri Jadi Pusat Edukasi Lingkungan dan Kaderisasi Penggiat Hutan di Kabupaten Bandung

- Reporter

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung, // PropamNewstv — 15/02/2026-Kabupaten Bandung memiliki berbagai potensi edukasi lingkungan dan kehutanan berbasis masyarakat. Salah satu yang dinilai paling aktif dan lengkap adalah Yayasan Panata Giri yang berlokasi di Desa Cibodas, Kampung Papakmanggu, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

Yayasan ini didirikan oleh praktisi lingkungan yang dikenal dengan sebutan Eyang Memet, yang telah mengabdikan dirinya dalam pelestarian hutan dan lingkungan selama hampir tiga dekade. Konsistensi tersebut melahirkan gerakan kaderisasi lingkungan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

Di Kabupaten Bandung sendiri, kaderisasi yang dilakukan telah menghasilkan kurang lebih 1.000 kader penggiat lingkungan. Para kader tersebut aktif melakukan edukasi, pendampingan masyarakat, hingga kegiatan konservasi berbasis partisipasi warga.

Gerakan ini mendapatkan pengakuan resmi melalui Surat Keputusan Kementerian Kehutanan tahun 1996 tentang Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM). Program tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan. Hingga kini, jaringan kader PKSM tercatat telah berkembang di hampir 28 provinsi di Indonesia.

Kegiatan di Yayasan Panata Giri juga melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dari Universitas Budi Luhur Jakarta, para penggiat lingkungan se-Kabupaten Bandung, serta perwakilan PKSM pusat, Jajang, yang turut memperkuat koordinasi dan pengembangan program pemberdayaan masyarakat hutan.

Selain menjadi pusat kaderisasi, lokasi ini kerap dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, pelajar, dan komunitas lingkungan dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta dapat mempelajari langsung praktik konservasi, pengelolaan hutan berbasis masyarakat, hingga edukasi lingkungan berkelanjutan.

Ke depan, diharapkan pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap gerakan lingkungan berbasis aksi nyata seperti yang dilakukan Yayasan Panata Giri, sehingga program pelestarian lingkungan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat sekitar hutan.

SALI-BIRO BDG

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:44

Musrenbang 2027, Bupati Sintang Minta Pemprov Kalbar Terus Bangun Ruas Jalan Provinsi dan Lanjutkan PLBN Sei Kelik

Kamis, 9 April 2026 - 07:37

Curiga Perselingkuhan, Cekcok Pasutri Berakhir Dengan Psoblem Solving Di Tanta

Kamis, 9 April 2026 - 06:09

Polsek Panggarangan Polres Lebak Melaksanakan Panen Raya Jagung Hibrida 2026

Kamis, 9 April 2026 - 05:57

ATR/BPN Raih Penghargaan BPK RI atas Capaian Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan

Kamis, 9 April 2026 - 05:54

Polisi Mediasi Warga yang Resahkan Pedagang Pasar Kelua

Kamis, 9 April 2026 - 04:40

Pemkab Sintang Gelar Perpisahan Ketua PN dan Pisah Sambut Dandim Sintang

Kamis, 9 April 2026 - 04:16

Update Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus

Kamis, 9 April 2026 - 04:14

Sidang PT Sawerigading di PN Jayapura: Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara, Status Alat Berat Picu Kontroversi

Berita Terbaru

Uncategorized

Polisi Mediasi Warga yang Resahkan Pedagang Pasar Kelua

Kamis, 9 Apr 2026 - 05:54

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x