Bandung, // PropamNewstv – 12 Februari 2026 – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan strategi kebangkitan sektor pariwisata sebagai upaya memulihkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pascapengalaman penurunan tajam pada awal 2025. Pernyataan ini disampaikan Farhan saat menjadi pembicara utama di Transformation MVB Indonesia Sustainability Forum di Artotel Suites Aquila Bandung.
Farhan memaparkan bahwa mobilitas masyarakat di Bandung yang sangat dinamis menjadi modal penting dalam membangkitkan kembali pariwisata. Sepanjang tahun lalu, tercatat hampir 24 juta pergerakan orang masuk dan keluar Kota Bandung, menunjukkan tingginya potensi pasar wisatawan domestik yang berkontribusi langsung terhadap pergerakan ekonomi.
Menurut Farhan, pemulihan sektor pariwisata dimulai sejak 5 April 2025 setelah periode libur Lebaran, yang menjadi titik balik bagi penggerak ekonomi hotel, restoran, dan sektor pendukung lainnya.
Strategi Event yang Menjadi Motor Penggerak
Dalam upaya membangkitkan pariwisata dan meningkatkan aktivitas ekonomi, Pemkot Bandung mendorong penyelenggaraan ratusan event berskala besar. Farhan menjelaskan beberapa langkah strategis yang diambil:
Penyelenggaraan event besar dan variatif, termasuk seni, olahraga, dan hiburan, untuk menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Pemberian insentif kepada promotor event, seperti diskon pajak hiburan (PB1) hingga 50 persen untuk acara yang dinilai berdampak besar pada mobilitas wisatawan.
Optimalisasi event olahraga seperti Pocari Sweat Run untuk menjadi magnet wisatawan dengan memperpanjang durasi acara sehingga dapat memperpanjang masa tinggal mereka di Bandung.
Memanfaatkan momen euforia juara Persib Bandung, yang turut meningkatkan kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi secara nyata di sektor hotel, kuliner, dan ritel.
Farhan menegaskan bahwa strategi ini bukan hanya soal hiburan semata, tetapi berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi, perhotelan, transportasi, serta UMKM lokal.
Harapan terhadap Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Farhan yakin bahwa geliat pariwisata akan menciptakan tradisi kunjungan yang berkelanjutan dan pada akhirnya menarik minat investor menanamkan modal di Kota Bandung. Ia menyatakan, “Pariwisata menciptakan tradisi, tradisi menciptakan keramaian, dan keramaian melahirkan investasi.”
Dengan strategi berbasis event ini, Pemerintah Kota Bandung menargetkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya menghidupkan kembali sektor pariwisata, tetapi juga mendorong semua sektor ekonomi tumbuh secara sinergis.
Diskominfo kota bandung
(Red) Az







