Dana BOS Rutin Cair, Bangunan SMAN 1 Kertasari Memburuk — Pengelolaan Anggaran Dipertanyakan

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung, // PropamNewstv.id  — Ketika pemerintah pusat terus menggelontorkan anggaran pendidikan melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahun, kondisi fisik SMAN 1 Kertasari justru memunculkan tanda tanya besar.

Hasil pantauan langsung Tim Investigasi Media PropamNewsTv di lokasi menemukan sejumlah fakta yang memprihatinkan. Rispang dan kusen kayu di bagian depan bangunan terlihat rapuh. Atap tampak lapuk dan berpotensi membahayakan keselamatan. Cat dinding mengelupas di berbagai sudut. Fasilitas WC tidak layak digunakan. Halaman sekolah pun terkesan kurang terawat.

Kondisi ini bukan kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat. Ini menunjukkan dugaan minimnya pemeliharaan yang berlangsung cukup lama.

Padahal, dalam petunjuk teknis penggunaan Dana BOS, biaya pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah termasuk dalam komponen pembiayaan yang dapat dan seharusnya digunakan. Dana tersebut rutin dikucurkan setiap tahun dengan nominal yang tidak sedikit.

Publik pun wajar bertanya: ke mana alokasi anggaran pemeliharaan tersebut selama ini digunakan?

Jika dana tersedia namun kondisi bangunan tetap memprihatinkan, maka efektivitas pengelolaan anggaran patut dipertanyakan. Tidak menutup kemungkinan muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara laporan administrasi dan kondisi riil di lapangan.

Tim Investigasi Media PropamNewsTv telah berulang kali mendatangi sekolah untuk melakukan konfirmasi. Namun Kepala Sekolah disebut tidak berada di tempat, dan hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait kondisi bangunan maupun realisasi penggunaan dana pemeliharaan.

Ketiadaan klarifikasi justru memperbesar tanda tanya publik.

Dana BOS merupakan uang negara yang bersumber dari APBN. Setiap rupiah yang digelontorkan semestinya berbanding lurus dengan kualitas fasilitas pendidikan yang diterima siswa.

Apabila memang anggaran pemeliharaan telah digunakan sesuai ketentuan, seharusnya terlihat perbaikan yang nyata, bukan kondisi bangunan yang terkesan dibiarkan.

Untuk itu, instansi pengawas seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun aparat pengawasan internal pemerintah daerah didorong untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS di SMAN 1 Kertasari. Langkah tersebut penting guna memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

Pendidikan adalah hak generasi bangsa. Anggaran pendidikan bukan ruang abu-abu.

Dan jika pengelolaan telah sesuai aturan, seharusnya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi.

(Sali – wakabiro BDG)

PropamNewsTv

Berita Terkait

Polres Cianjur Gelar Nobar Persib vs Bali United, Kapolres Tekankan Ketertiban dan Kebersamaan
AMANKAN PEMBUKAAN EXPO HUT KABUPATEN BALANGAN KE 23, POLRES BALANGAN MENGERAHKAN 180 PERSONEL GABUNGAN
Jembatan Garuda Masuk Fase Kunci, Pengerjaan Abutmen Dikebut
Bupati Dian Dorong Stabilitas Harga dan Edukasi Pertanian Lewat Bazar Sayur
Akad Kredit Massal dan Survei 1.000 Konsumen Warnai Peluncuran Pesona Kahuripan 12 di Cileungsi
Gotong Royong TNI-Rakyat Percepat Pembangunan Abutmen Jembatan Garuda
Bupati Kuningan Hadiri Puncak Harlah ke-25 Awirarangan, Serahkan Ikrar Wakaf
Sosialisasi dan Edukasi QRIS Berpadu Pelatihan Melukis di Bank J Trust Banjarmasin Beri Makna dan Buat Kesan Menarik 

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 06:59

Polres Cianjur Gelar Nobar Persib vs Bali United, Kapolres Tekankan Ketertiban dan Kebersamaan

Minggu, 12 April 2026 - 06:51

AMANKAN PEMBUKAAN EXPO HUT KABUPATEN BALANGAN KE 23, POLRES BALANGAN MENGERAHKAN 180 PERSONEL GABUNGAN

Minggu, 12 April 2026 - 06:41

Jembatan Garuda Masuk Fase Kunci, Pengerjaan Abutmen Dikebut

Minggu, 12 April 2026 - 06:29

Bupati Dian Dorong Stabilitas Harga dan Edukasi Pertanian Lewat Bazar Sayur

Minggu, 12 April 2026 - 05:00

Akad Kredit Massal dan Survei 1.000 Konsumen Warnai Peluncuran Pesona Kahuripan 12 di Cileungsi

Minggu, 12 April 2026 - 04:17

Bupati Kuningan Hadiri Puncak Harlah ke-25 Awirarangan, Serahkan Ikrar Wakaf

Minggu, 12 April 2026 - 01:58

Sosialisasi dan Edukasi QRIS Berpadu Pelatihan Melukis di Bank J Trust Banjarmasin Beri Makna dan Buat Kesan Menarik 

Sabtu, 11 April 2026 - 14:32

Ketum FRIC Dian Surahman Mewakili Jajaran Apresiasi Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor di Universitas Airlangga

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x