SINTANG, // PropamNewstv.id – Guna menciptakan kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang bulan suci Ramadhan, Polres Sintang resmi memulai Operasi Keselamatan Kapuas 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di halaman Mako Polres Sintang pada Senin (2/2/2026) pagi.
Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Sintang, Kompol Wawan Darmawan, S.I.K., ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, hingga Dinas Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana sebelum terjun ke lapangan.
Dalam amanat Kapolda Kalbar yang dibacakan Wakapolres, terungkap data keprihatinan terkait fatalitas jalan raya. Sepanjang tahun 2025, tercatat 1.378 kasus kecelakaan di Kalimantan Barat yang merenggut 421 nyawa.
“Angka tersebut bukan sekadar statistik, tapi ada nyawa yang hilang dan keluarga yang berduka. Operasi ini adalah langkah nyata kita untuk mewujudkan lalu lintas yang aman dan nyaman, terutama sebagai persiapan menjelang Operasi Ketupat 2026 nanti,” ujar Kompol Wawan Darmawan.
Fokus Operasi: Edukasi dan Humanis
Operasi Keselamatan Kapuas 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Secara total, Polda Kalbar mengerahkan 765 personel untuk mendukung agenda ini.
Beberapa poin penting dalam pelaksanaan operasi tahun ini meliputi:
Pendekatan Preemtif & Preventif:
Mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas.
Penegakan Hukum Selektif:
Tindakan tegas namun humanis tetap dilakukan terhadap pelanggaran kasatmata yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Sinergi Lintas Sektoral:
Memperkuat kolaborasi antar instansi untuk optimalisasi komunikasi publik.
Wakapolres juga berpesan kepada seluruh personel agar menjadi teladan bagi masyarakat dalam berkendara.
“Jalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan tetap utamakan keselamatan diri saat bertugas di lapangan,” tutupnya.
Melalui sinergi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Sintang dalam berlalu lintas meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan. ( Red )








