Bagaimana kisah perjalanan seorang fotografer yang menghabiskan puluhan tahun untuk merekam kehidupan narapidana hukuman mati?

- Reporter

Senin, 2 Februari 2026 - 02:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amerika //propamnewstv.id – Pada tahun 1990-an, fotografer kelahiran Tokyo bernama Toshi Kazama bekerja sebagai fotografer komersial di New York, Amerika Serikat. Tiba-tiba, kala itu, dia tercekat saat membaca berita tentang seorang narapidana remaja yang dihukum mati.

Kazama menjadi begitu penasaran sampai akhirnya dia memutuskan untuk bertemu narapidana itu. Keputusannya itu membawa Kazama ke perjalanan karier yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Sejak saat itu Kazama telah memotret 22 narapidana hukuman mati, seluruhnya berada di Amerika Serikat, kecuali satu orang yang dipenjara di Taiwan.

Beberapa narapidana yang dia potret telah dieksekusi mati, sementara sejumlah lainnya masih hidup di penjara.

Perjalanan ini juga mempertemukan Kazama dengan para kerabat para korban.

Kazama berkata, pekerjaan ini telah mengubahnya menjadi juru kampanye antihukuman mati yang tak mengenal lelah.

Hukuman mati sebenarnya tidak membantu keluarga korban mengatasi rasa kehilangan, menurut Kazama. Sebaliknya, Kazama yakin keluarga korban semestinya mendapatkan jenis dukungan yang berbeda, termasuk dukungan finansial.

“Keluarga korbanlah yang paling menderita. Tetapi publik sering salah paham dan mengira saya sendiri adalah korban dan karena itu saya ingin membalas dendam,” ujar Kazama.

Berita Terkait

*JELANG KUNJUNGAN JOKOWI DAN PSI KE LAMPUNG, MASYARAKAT DAN TOKOH ADAT HARAPKAN RAJA JULI BERIKAN SOLUSI ATAS MASALAH HUTAN DAN LAHAN*
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Berbagi Kebahagiaan dengan Purnawirawan dan Warakawuri
Polres Cianjur Gelar Nobar Laga Persib vs Bhayangkara Pererat Kemitraan dengan Bobotoh
DPRD Demak Berikan Ruang Audensi ke Para Pihak atas Polemik Pilprades Desa Sukodono Bonang Demak
Dari Lapangan Sekolah, Serma Sumartana Menyalakan Api Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda Bangsa
Diduga Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Tunjukan Sikap Tendensius dan Antipati Terhadap Media Menuai Kecaman dari Organisasi Pers
Warga Demak Amankan Kendaraan,di Duga Pengangkut BBM Bersubsidi Jenis Solar Bermuatan 2 Ton
Polisi Bongkar Dugaan Penjualan Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Pramuka Banjarmasi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:43

*JELANG KUNJUNGAN JOKOWI DAN PSI KE LAMPUNG, MASYARAKAT DAN TOKOH ADAT HARAPKAN RAJA JULI BERIKAN SOLUSI ATAS MASALAH HUTAN DAN LAHAN*

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:36

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Berbagi Kebahagiaan dengan Purnawirawan dan Warakawuri

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:03

Polres Cianjur Gelar Nobar Laga Persib vs Bhayangkara Pererat Kemitraan dengan Bobotoh

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:25

DPRD Demak Berikan Ruang Audensi ke Para Pihak atas Polemik Pilprades Desa Sukodono Bonang Demak

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:15

Dari Lapangan Sekolah, Serma Sumartana Menyalakan Api Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda Bangsa

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:09

Warga Demak Amankan Kendaraan,di Duga Pengangkut BBM Bersubsidi Jenis Solar Bermuatan 2 Ton

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05

Polisi Bongkar Dugaan Penjualan Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Pramuka Banjarmasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:30

Asep Susanto Sampaikan Terima Kasih kepada Pimpinan Atas Pengertian yang Diberikan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x