Wajah Kumuh Pasar Cikajang: Antara Pusat Ekonomi dan Wacana Renovasi yang Tak Kunjung Usai

- Reporter

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, // PropamNewstv.id – Pasar Cikajang, salah satu urat nadi perekonomian di Kabupaten Garut, kini kondisinya kian memprihatinkan. Sebagai pasar rujukan bagi warga di wilayah Garut Selatan, kondisi infrastruktur yang buruk kontras dengan vitalitas transaksi ekonomi yang terjadi setiap harinya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Pasar Cikajang menjadi tujuan utama belanja bagi masyarakat dari berbagai kecamatan, mulai dari Cisompet, Banjarwangi, Singajaya, hingga Cihurip. Namun, para pedagang dan pengunjung harus berjibaku dengan fasilitas yang jauh dari kata layak.

Infrastruktur Rusak dan Ancaman Banjir

Kondisi bangunan fisik, terutama deretan toko dan los pasar, terlihat sudah mulai lapuk dimakan usia. Masalah utama yang paling dikeluhkan adalah sistem drainase dan tata ruang pasar yang buruk.

Jika hujan deras melanda, air dari area jalan raya kerap meluap dan masuk ke kawasan pasar. Akibatnya, area dalam pasar berubah menyerupai kubangan air yang berlumpur, menyulitkan akses bagi pembeli dan menurunkan higienitas barang dagangan.

Wacana Renovasi yang Terhambat

Hingga saat ini, rencana renovasi total Pasar Cikajang yang dinanti-nantikan masyarakat masih sekadar menjadi wacana. Padahal, sebagai pusat perputaran ekonomi, keberadaan pasar yang bersih dan nyaman merupakan kebutuhan mendesak untuk menunjang kesejahteraan warga Garut Selatan.

Sejumlah pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata. Menurut mereka, kenyamanan pasar adalah kunci utama agar roda ekonomi tetap berputar stabil di tengah persaingan dengan ritel modern. (Red)

Berita Terkait

PLN Pontianak Gagas “Green Friday”: Wajibkan Kendaraan Listrik, Gandeng VINFAST dan PERBANKAN.
Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog
Kondisi memperihatikan, SDN 05 PB penai butuh perhatian serius dari pemerintah daerah.
TP PKK Kabupaten Kuningan Gelar Bina Wilayah 2026, Perkuat Program dan Pembinaan di 32 Desa
PEMBINAAN MASYARAKAT SEKITAR TAHURA CARITA BANTEN: KOLABORASI JAGA ALAM DAN SEJAHTERAKAN WARGA 
GRANAT Riau Desak Kapolri Copot Kapolres Rohil Terkait Kasus Narkoba
Polres Tabalong Sambut Tim Biro Rena Polda Kalsel, Perkuat Kinerja melalui Penilaian SIK3 dan Anev SI ABK
Jalin Sinergitas, Kapolres Cianjur Kunjungi Yon Armed 05/105 Tarik Pancagiri Jelang HUT ke-76

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:53

PLN Pontianak Gagas “Green Friday”: Wajibkan Kendaraan Listrik, Gandeng VINFAST dan PERBANKAN.

Senin, 13 April 2026 - 13:36

Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog

Senin, 13 April 2026 - 13:25

Kondisi memperihatikan, SDN 05 PB penai butuh perhatian serius dari pemerintah daerah.

Senin, 13 April 2026 - 13:09

TP PKK Kabupaten Kuningan Gelar Bina Wilayah 2026, Perkuat Program dan Pembinaan di 32 Desa

Senin, 13 April 2026 - 12:52

PEMBINAAN MASYARAKAT SEKITAR TAHURA CARITA BANTEN: KOLABORASI JAGA ALAM DAN SEJAHTERAKAN WARGA 

Senin, 13 April 2026 - 12:18

Polres Tabalong Sambut Tim Biro Rena Polda Kalsel, Perkuat Kinerja melalui Penilaian SIK3 dan Anev SI ABK

Senin, 13 April 2026 - 12:04

Jalin Sinergitas, Kapolres Cianjur Kunjungi Yon Armed 05/105 Tarik Pancagiri Jelang HUT ke-76

Senin, 13 April 2026 - 11:46

Sinergitas Sekolah dan Pers Diperkuat, SDN Montor 2 Utamakan Keterbukaan Publik

Berita Terbaru

Batik Buana Sekar Kedaton

Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog

Senin, 13 Apr 2026 - 13:36

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x