Nasib petani dua bulan usai bencana Sumatra, ribuan hektare sawah masih lautan lumpur

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH //propamnewstv.id – Pemerintah melaporkan seluas 107.324 hektare sawah mengalami kerusakan setelah dihantam bahala banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Jumlah ini sekitar 10% dari total lahan sawah yang ada di tiga provinsi tersebut.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1,5 triliun atau setara anggaran satu setengah hari jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memulihkan seluruh kerusakan persawahan tersebut.

“Kami akan perbaiki secepatnya,” kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Bagi petani di Aceh, kecepatan itu menjadi pertaruhan atas nasib mereka. Musababnya, setiap musim tanam yang terlewat tanpa adanya sawah, berarti satu langkah lebih dekat pada masalah pangan.

Hawiyah, 80 tahun—akrab disapa Nek Ju—kehilangan rumah, sawah, dan kebun sekaligus.

Warga di Kampung Delung Sekinel, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah sejak muda sudah hidup bergantung dari sawah.

Masyarakat di sini punya tradisi menyimpan hasil panen padi di keben—lumbung padi tradisional masyarakat Gayo. Keben bukan sekadar tempat penyimpanan, melainkan simbol ketahanan pangan keluarga.

Dari keben, kebutuhan beras sehari-hari diambil. Dari sini juga, padi digunakan membayar traktor, melunasi utang, dan bertahan saat panen gagal.

“Biasanya untuk bayar utang sana sini. Traktor juga dibayar. Setengah dibayar di awal, setengah di akhir, dibayar nanti dengan padi itu,” lanjut Nek Ju.

Sekarang, keben itu kosong.

“Di sawah tidak ada apa-apa lagi, sudah habis menjadi pasir,” ujarnya.

Selama ini, anak-anaknya bergantian mengolah lahan miliknya. Namun kini, lahan sekitar satu hektar itu tak lagi ada.

Ia berharap adanya bantuan pemerintah, “maunya ya bantu uang, kalau tidak ya kerbau,” kata Nek Ju.

Ketiadaan lahan sawah yang menjadi gantungan hidup keluarganya, merupakan sebuah pilu tak terungkapkan. Ia sudah membayangkan bagaimana masa depan yang tak pasti sekaligus bayang-bayang masalah pangan.

“Hajab (menderita) jika tidak ada sawah. Di sini cuma itu usaha orang, bersawah, berkebun,” katanya.

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x