Murid SDN Songgom Jaya Terpaksa Diliburkan Akibat Terendam Banjir

- Reporter

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang //propamnewstv.id – Aktivitas belajar mengajar di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, terganggu akibat banjir yang merendam dua Sekolah Dasar Negeri, yakni SDN Songgom Jaya di Desa Songgom dan SDN Koper 1 di Desa Koper. Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus sehingga Sungai Cidurian meluap dan tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah Bogor dan Rangkasbitung.

Luapan air tersebut membanjiri permukiman warga, persawahan, hingga lingkungan sekolah. Saat awak media meninjau lokasi di SDN Songgom Jaya, tampak para guru harus berjalan menembus genangan air untuk keluar menuju pintu gerbang sekolah, masih mengenakan seragam dinas berwarna cokelat. Kunjungan media ini bertepatan dengan peninjauan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan ke lokasi banjir.

Supriyatna, selaku tenaga administrasi (TU) SDN Songgom Jaya, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sejak Kamis, sekitar lima hari lalu.

“Hari pertama banjir belum terlalu parah, jadi anak-anak masih bisa belajar di sekolah karena beberapa ruangan sudah ditinggikan, sekitar tiga kelas, dan sebagian menggunakan ruang laboratorium serta perpustakaan yang posisinya lebih tinggi. Namun dua hari kemudian air semakin tinggi sehingga anak-anak tidak bisa belajar di sekolah,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (27/01/2026) siang.

Ia menambahkan, pihak sekolah sempat memindahkan kegiatan belajar ke rumah warga. Namun pada hari ketiga, rumah warga yang dijadikan tempat belajar juga ikut terendam banjir sehingga pembelajaran akhirnya dialihkan ke sistem daring.

“Air ini berasal dari Sungai Cidurian, kiriman dari Bogor dan Rangkas. Informasinya bendungan di sana dibuka sehingga air meluap ke permukiman warga,” lanjut Supriyatna didampingi para guru.

Menurutnya, banjir di wilayah tersebut merupakan kejadian rutin yang terjadi setiap tahun, namun banjir kali ini merupakan yang terbesar dan terparah.

“Di sini banjir bisa terjadi sampai tiga kali dalam setahun. Dampaknya paling terasa pada anak-anak karena kegiatan belajar terganggu. Buku-buku banyak yang terendam dan rusak. Untuk komputer, alhamdulillah sudah diamankan di rumah salah satu guru yang dekat dengan sekolah,” jelasnya.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, khususnya untuk wilayah Cikande yang rawan banjir.

“Kami sudah berupaya meninggikan bangunan sekolah, tetapi tidak bisa dilakukan sekaligus karena keterbatasan anggaran. Alhamdulillah Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid sudah turun langsung meninjau lokasi, dan banjir sempat dilakukan penyedotan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan wali murid karena pembelajaran belum dapat berjalan maksimal.

“Kami mohon maaf karena belum bisa memberikan pembelajaran yang terbaik. Mohon bersabar hingga kondisi sekolah kembali kondusif. Jumlah murid di SDN Songgom Jaya ada 244 siswa, dengan enam ruang kelas dan total delapan guru termasuk kepala sekolah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x