DPR: Pembiaran Honor Rendah Guru Bentuk Pelanggaran HAM

- Reporter

Sabtu, 24 Januari 2026 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Anggota Komisi XIII DPR, Mafirion, menyoroti kondisi kesejahteraan guru honorer yang dinilai masih berada di bahwa standar kemanusiaan. Kondisi para guru honorer saat ini hanya memperoleh upah yang amat kecil dan tak sebanding dengan beban kerja.

Mafirion menyebut, dari informasi yang diperolehnya, 20,5 persen guru honorer di Indonesia hanya menerima penghasilan berkisar antara Rp 200-500 ribu per bulannya. Hal tersebut tentu tak sebanding dengan jasa guru yang bertugas mencerdaskan anak bangsa.

“Pembiaran honor rendah guru adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM)” kata Mafirion dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dia melanjutkan, merujuk pada survey Institute for Demographic and Poverty Studies atau IDEAS dan Dompet Dhuafa, jumlah guru honorer mencapai angka 700 ribu orang. Diperkirakan lebih dari 140 ribu guru honorer hidup dengan penghasilan yang jauh dari standar.

Mafirion menegaskan, sebagaimana Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 telah disebutkan jelas, jika konstitusi menjamin hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Ketergantungan sistemik terhadap tenaga tenaga honorer murah untuk menjalankan layanan pendidikan publik, kata dia, adalah bentuk ketimpangan struktural yang bertentangan dengan prinsip keadilan sosial.

Karenanya, Mafirion mengingatkan, agar negara dapat hadir bagi guru honorer tidak hanya dalam bentuk regulasi dan tuntutan kinerja, namun juga terkait kesejahteraan.

“Guru honorer adalah tulang punggung pendidikan, namun perlindungan kerja dan kesejahteraannya amat timpang dengann pekerja serupa,” ujar legislator fraksi PKB ini.

Ia mendesak agar pemerintah menyusun peta jalan penyelesaian status guru honorer yang berbasis pada keadilan dan HAM. “Mencerdaskan kehidupan bangsa tidak boleh dibangun di atas ketidakadilan dan kemiskinan struktural,” ucapnya.

Di tengah nirkesejahteraan guru honorer, pemerintah justru memberi karpet merah kepada pegawai dapur proyek makan bergizi gratis (MBG) untuk naik status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR, Selasa lalu menuturkan, sejak Juli 2025 telah terdapat 2.080 pegawai SPPG yang diangkat menjadi ASN dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Jumlah tersebut, juga akan bertambah pada Februari mendatang. Dadan mengatakan, sebanyak puluhan ribu pegawai SPPG saat ini tengah melakukan proses pendaftaran, mengikuti tes berbasis komputer, dan mengisi daftar riwayat hidup serta nomor induk PPPK.

“Jumlahnya 32.000, diperkirakan akan jadi PPPK pada 1 Februari 2026,” ucap Dadan.

(Sumber : Tempo)

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x