BAYONGBONG //propamnewstv.id – Deru mesin kendaraan pengangkut domba harus beradu dengan guncangan hebat saat melintasi jalan menuju Pasar Hewan Bayongbong. Pemandangan jalan yang rusak dan berlubang kini menjadi “menu wajib” bagi para peternak setiap hari Senin dan Kamis.

Ironisnya, di tengah rusaknya akses jalan tersebut, penarikan retribusi baik dari sektor parkir maupun pasar tetap berjalan normal. Hal ini memicu pertanyaan besar dari para peternak: ke mana larinya uang retribusi yang mereka bayarkan jika untuk perbaikan jalan saja tidak tersentuh?
Jalan ini memiliki peran ganda karena juga menghubungkan akses ke Pasar Andir. Koordinasi antara UPT Dinas Perhubungan dan UPT Pasar selaku pengelola kini dinanti oleh masyarakat agar kerusakan ini tidak semakin berlarut dan menghambat roda ekonomi peternak lokal.








