Harga Minyak Mentah Global Masih Tertekan

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Houston, // PropamNewstv.id – Harga minyak mentah global masih tertekan pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah kekhawatiran tentang potensi dampak ekonomi akibat ketegangan geopolitik yang kembali meningkat.

Mengutip Yahoo Finance, kamis, 22 Januari 2026, harga minyak mentah Brent berjangka turun hampir 0,9 persen menjadi USD64,35 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka turun 0,8 persen menjadi USD59,86 per barel.

Analis ekuitas senior di Hargreaves Lansdown, Matt Britzman mengatakan kebisingan geopolitik kembali menjadi fokus, mulai dari ancaman tarif baru terhadap Eropa hingga penegakan sanksi Venezuela yang lebih ketat. Ekspektasi peningkatan persediaan minyak mentah dan bensin AS juga menambah tekanan lebih lanjut.

“Gangguan pasokan sementara di Kazakhstan memberikan sedikit kompensasi, tetapi karena gangguan tersebut kemungkinan hanya berlangsung singkat, keseimbangan risiko untuk minyak tetap condong ke arah penurunan untuk saat ini,” terang Britzman.

Trump batalkan tambahan tarif

Sementara itu, ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada sejumlah negara Uni Eropa atas sikap mereka terhadap Greenland membuat pasar panik dan memicu aksi jual besar-besaran pada aset AS. Tetapi komentar Trump di Davos yang menyatakan ia telah mengesampingkan tindakan militer di pulau utara tersebut memberikan sedikit kelegaan bagi investor.

Sebelumnya Trump berjanji untuk menerapkan gelombang peningkatan tarif mulai 1 Februari pada anggota Uni Eropa seperti Denmark, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia, bersama dengan Inggris dan Norwegia, hingga AS diizinkan untuk membeli Greenland. Ini menjadi langkah Trump yang paling dikecam negara-negara besar Uni Eropa, dan menyatakannya sebagai pemerasan.

Trump tidak memberikan detail apa pun dalam unggahan di Truth Social tentang kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan dengan NATO, tetapi mengatakan sebagai hasilnya ia tidak akan memberlakukan tarif tersebut.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 
PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League
Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang
Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor
Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu
Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu
Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:51

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:14

PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:09

Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:23

Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:39

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:21

Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:17

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:12

Wargi Kabupaten Bandung, Reboisasi Udara Jadi Solusi Pulihkan Hutan Kritis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x