BMKG: Hujan Menengah Mendominasi Jawa Barat Februari-April

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan dengan kategori menengah akan mendominasi wilayah Jawa Barat pada Februari hingga April 2026. Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat Rakhmat Prasetia mengatakan anomali suhu permukaan laut di Samudra Hindia mengindikasikan fase Indian Ocean Dipole (IOD) dalam kondisi netral.

“Sementara anomali suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tengah dan timur menunjukkan kondisi La Nina lemah, kemudian diprediksi beralih menuju kondisi netral hingga pertengahan tahun,” katanya, Selasa, 20 Januari 2026.

BMKG memprakirakan 65,6 persen wilayah Jawa Barat pada Februari 2026 akan diguyur hujan kategori menengah sekitar 100-300 milimeter per bulan yang meliputi sebagian Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Purwakarta, Karawang, Subang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Banjar, dan Pangandaran. Ada pun 34,4 persen daerah lainnya berpotensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, seperti di sebagian Bekasi, Subang, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, dan Ciamis.

Pada Maret, sekitar 56,2 persen wilayah Jawa Barat diprediksi akan menerima curah hujan dengan kategori menengah, seperti Depok, sebagian Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, Bandung, sebagian Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Banjar. Sementara 42,6 persen daerah lainnya akan menerima curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi, yaitu sebagian Bogor, Sukabumi, Cianjur, Garut, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, Ciamis.

Adapun pada April 2026, 78,1 persen wilayah diprediksi akan mengalami curah hujan kategori menengah, 16,7 persen curah hujan kategori tinggi, dan 5,2 persen diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah.

Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan BMKG terkait iklim ekstrem pada Desember 2025, tercatat curah hujan harian tertinggi, yaitu 250 milimeter per hari terjadi di Cigandamekar, Kabupaten Kuningan pada 31 Desember 2025. Di Pos Met Penggung, Kabupaten Cirebon, tercatat suhu udara maksimum tertinggi mencapai 34,6 derajat Celcius.

Sedangkan suhu terendah mencapai 13-15 derajat Celcius tercatat selama enam hari berurutan sepanjang 12-16 Desember 2025 di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang.

(Sumber : Tempo)

Berita Terkait

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 
PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League
Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang
Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor
Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu
Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu
Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:51

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:14

PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:09

Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:23

Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:39

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:21

Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:17

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:12

Wargi Kabupaten Bandung, Reboisasi Udara Jadi Solusi Pulihkan Hutan Kritis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x