SOFT ENTRY MEETING BNN DENGAN BPK, TARGETKAN PERTAHANKAN OPINI WTP

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi memulai rangkaian pemeriksaan Laporan Keuangan (LK) Tahun Anggaran 2025 melalui kegiatan Soft Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin (19/1).

Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, menegaskan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan merupakan elemen vital yang mendukung keberhasilan operasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di lapangan. Menurutnya, tata kelola yang tertib adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Pemeriksaan yang akan berlangsung selama 80 hari ini bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan dengan empat kriteria utama: kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan informasi keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK, Sarjono, dalam paparannya menyampaikan beberapa fokus pemeriksaan, di antaranya pengelolaan aset/barang milik negara (BMN) melalui aplikasi SIMAN 2.0, realisasi Belanja Barang dan Modal, serta pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berdasarkan data awal, terdapat beberapa poin yang menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti oleh jajaran BNN, antara lain: Kesalahan Penganggaran: Terdapat belanja barang yang menghasilkan aset tetap senilai Rp 328,48 juta yang belum tercatat di neraca. Kelebihan Pembayaran: Ditemukan pertanggungjawaban kegiatan yang tidak sesuai ketentuan minimal senilai Rp 80,31 juta dan kekurangan volume pekerjaan fisik sebesar Rp 29,57 juta, dan Pengelolaan Aset: Adanya aset rusak berat yang masih tersaji di neraca serta pencatatan persediaan yang belum tertib di enam satuan kerja (Satker).

Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Utama BNN RI menginstruksikan seluruh jajaran Satker, baik di pusat maupun daerah, untuk kooperatif dan memberikan akses data seluas-luasnya kepada tim pemeriksa.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Saya minta respons yang cepat dan akurat. Manfaatkan proses ini sebagai early warning system untuk melakukan perbaikan sedini mungkin sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) final diterbitkan,” ujar Sekretaris Utama BNN RI.

Pemeriksaan dijadwalkan akan menjangkau berbagai Satker Eselon I, Pusat Laboratorium, hingga kunjungan ke wilayah seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Maluku Utara, sepanjang bulan Februari 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu BNN mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagaimana yang telah diraih oleh BNN selama beberapa tahun terakhir. (Red)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan
Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak
*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*
*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*
*SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten*
PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT
Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:56

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan

Rabu, 22 April 2026 - 14:34

Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda

Rabu, 22 April 2026 - 14:10

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 22 April 2026 - 09:10

*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*

Rabu, 22 April 2026 - 09:02

*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Rabu, 22 April 2026 - 08:32

PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT

Rabu, 22 April 2026 - 08:17

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 08:08

Sekda Sintang Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Penyebab Rabies

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x