Ramai di Sumbar, BRIN Jelaskan Kualitas Air Sinkhole Harus Diuji Dulu

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adrin Tohari, buka suara terkait fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya kawasan yang tersusun oleh lapisan batugamping. BRIN mengatakan kelayakan air di dalam sinkhole tidak bisa langsung dikonsumsi dan harus diuji terlebih dulu.

“Air harus melalui analisis kimia terlebih dahulu, meliputi kejernihan, warna, bau, rasa, pH, kandungan bakteri berbahaya seperti E. coli, serta logam berat, sesuai standar kesehatan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan,” ujar Adrin, dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Sinkhole merupakan fenomena alam yang terjadi akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah. Prosesnya berlangsung dalam waktu lama dan dipicu oleh air hujan yang bersifat asam karena menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara dan permukaan tanah.

“Air hujan ini meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batugamping, sehingga membentuk rekahan dan rongga di bawah permukaan,” katanya.

Seiring waktu, air permukaan dan air tanah yang mengalir melalui rekahan tersebut menyebabkan rongga semakin membesar dan melemahkan lapisan penyangga di atasnya. Ketika hujan lebat terjadi, lapisan penutup rongga menjadi semakin tipis hingga pada suatu titik tidak lagi mampu menahan beban di atasnya.

“Saat itulah lapisan atap runtuh secara tiba-tiba dan terbentuk lubang di permukaan tanah yang kita kenal sebagai sinkhole,” ujar Adrin.

BRIN menyebut fenomena sinkhole relatif sering terjadi di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki bentang alam karst atau kawasan batugamping. Beberapa daerah yang dikenal rawan antara lain Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros, yang secara geologi memiliki lapisan batugamping cukup tebal di bawah permukaan tanah.

Ia menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam mitigasi sinkhole adalah sulitnya mendeteksi tanda-tanda awal kemunculannya. Proses pembentukan rongga berlangsung perlahan dan terjadi di bawah permukaan tanah, sehingga tidak mudah dikenali secara visual. Namun, keberadaan rongga batugamping sebenarnya dapat diidentifikasi melalui survei geofisika.

“Metode seperti gayaberat, georadar, dan geolistrik dapat digunakan untuk memetakan sebaran, kedalaman, dan ukuran rongga di bawah tanah. Metode ini memberikan gambaran citra kondisi bawah permukaan sehingga potensi sinkhole bisa diantisipasi lebih dini,” jelas Adrin.

Adrin juga mengingatkan kawasan permukiman yang berada di atas lapisan batugamping memiliki risiko lebih tinggi mengalami sinkhole. Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah hilangnya aliran air permukaan secara tiba-tiba.

“Jika aliran air mendadak menghilang, bisa jadi air masuk ke rongga bawah tanah. Kondisi ini perlu segera diinvestigasi karena berpotensi memicu runtuhan,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya pendekatan berbasis sains dalam memahami dan mengantisipasi fenomena sinkhole. Terdapat metode rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan untuk mencegah pembentukan sinkhole di daerah batugamping.

Metode yang digunakan adalah cement grouting, yaitu menginjeksi cement, mortar atau bahan kimia tertentu untuk mengisi rongga yang ada di lapisan batugamping bawah permukaan. Pertama-tama dilakukan pemboran dari permukaan hingga kedalaman tertentu dimana terdapat rongga, lalu material semen, mortar atau bahan kimia diinjeksi melalui pipa injeksi yg terpasang di dalam lubang bor tersebut.

“Injeksi material grouting menggunakan pompa bertekanan. Tekanan dan volume injeksi dipantau dengan cermat agar tidak merusak struktur batuan di sekitar rongga. Lalu dilalukan pengecekan efektifitas grouting melalui uji permeabilitas atau pengujian geofisika lainnya untuk memastikan rongga sudah terisi dan stabilitas lapisan batuan sudah meningkat,” tutur Adrin.

Ia berharap masyarakat dan pemerintah daerah di kawasan rawan dapat lebih waspada serta memanfaatkan kajian geologi dan survei geofisika sebagai dasar perencanaan tata ruang dan mitigasi risiko bencana geologi.

Diketahui fenomena sinkhole muncul di kawasan pertanian Pombatan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli untuk mengkaji kemunculan sinkhole tersebut.

Dilansir detikSumut, Sabtu (10/1), tim ahli Badan Geologi itu tiba di lokasi sinkhole didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ardiman, serta anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota M Fajar Rillah Vesky.

“Kami baru datang, agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini,” kata tim dari Badan Geologi, Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana. (Red)

Berita Terkait

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!
Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi
Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti
Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00

Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57

Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x