Diterjang Angin Kencang Hingga Runtuh, Warga Kampung Cembeh Ciruas Menanti Kepedulian Pemerintah

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, // PropamNewstv.id – Nasib malang menimpa Sri Rahayu, warga Kampung Cembeh, RT 02/RW 01, Desa Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Rumah tinggalnya roboh akibat cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Namun, hingga kini bantuan maupun perhatian dari pemerintah setempat tak kunjung datang.

Peristiwa robohnya rumah Sri Rahayu terjadi sejak tiga hari yang lalu. Kondisi bangunan yang terdampak cuaca buruk membuat tempat tinggalnya kini tak lagi bisa dihuni dengan layak. Ironisnya, di tengah kondisi sulit tersebut, Sri mengaku belum ada satu pun pihak dari Pemerintah Desa (Pemdes) Ciruas maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang turun ke lapangan untuk meninjau atau memberikan bantuan.

Saat ditemui warga sekitar, Sri Rahayu mengungkapkan rasa kecewanya atas lambatnya respons dari pihak berwenang. “Sudah tiga hari rumah saya runtuh diterpa hujan dan angin kencang, tapi sampai saat ini belum ada perhatian sama sekali. Baik dari desa maupun kabupaten, belum ada yang datang melihat,” ujar Sri dengan nada sedih.

Sri Rahayu kini hanya bisa berharap adanya kepedulian dari para pemangku kebijakan. Sebagai warga yang sedang tertimpa musibah bencana alam, ia sangat membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki tempat tinggalnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak korban masih menunggu itikad baik dan tindakan nyata dari instansi terkait, seperti BPBD Kabupaten Serang maupun Dinas Sosial, agar segera menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak bencana.

Masyarakat sekitar juga berharap agar pemerintah tidak menutup mata terhadap musibah yang menimpa warga kecil, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih belum menentu. (Red)

Berita Terkait

Ribuan Keluarga Besar PPBNI Satria Banten Hadiri Munas I Tahun 2026 di Hotel Aston Kota Serang
Munas I PPBNI Satria Banten 2026, Tegaskan Profesionalisme Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045
32 Tim Banua Anam Ramaikan Turnamen Bola Volly Dandim Cup I 2026
PERI Santuni 25 Anak Yatim pada HUT ke-6, Perkuat Solidaritas Jelang Ramadhan 1447 H
BUMDes Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Ekonomi Desa, Sukanegara Sukses Kembangkan Budidaya Gurame
Cegah balap liar dini hari, Polres Tabalong Tindak Tegas Motor Tak Sesuai Standar
Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet
PERSIB Diminta Tampil Habis-habisan Jelang Laga Leg Kedua Kontra Ratchaburi FC

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 00:00

Ribuan Keluarga Besar PPBNI Satria Banten Hadiri Munas I Tahun 2026 di Hotel Aston Kota Serang

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:53

Munas I PPBNI Satria Banten 2026, Tegaskan Profesionalisme Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:34

32 Tim Banua Anam Ramaikan Turnamen Bola Volly Dandim Cup I 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:07

PERI Santuni 25 Anak Yatim pada HUT ke-6, Perkuat Solidaritas Jelang Ramadhan 1447 H

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:37

BUMDes Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Ekonomi Desa, Sukanegara Sukses Kembangkan Budidaya Gurame

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:12

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:05

PERSIB Diminta Tampil Habis-habisan Jelang Laga Leg Kedua Kontra Ratchaburi FC

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:04

Sigap dan Responsif, Prajurit Yonif TP 833/BD Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Kalimantan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x